Kabarperistiwa.com – Bagi masyarakat Indonesia, memasak tidak lengkap rasanya jika tidak ada bawang putih alias berambang putih. Tau kah anda, ternyata selain untuk menyedapkan masakan, bawang putih juga ampuh menjaga kesehatan, terutama jika dikonsumsi mentah.

Bawang putih mentah memiliki aroma yang khas dan penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur.

Merujuk buku For the Love of Garlic: The Complete Guide to Garlic Cuisine, komponen allicin ditemukan dalam bawang putih mentah. Senyawa ini diproduksi setelah bawang putih dicincang atau dihaluskan.

Baca: 7 Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

Allicin memiliki efek antimikroba yang baik untuk pencernaan makanan dan kesehatan manusia. Bawang putih mentah juga merupakan antibiotik yang mampu melawan infeksi jamur dengan efek antibakteri dan antivirus.

Kandungan Bawang Putih

Kandungan Bawang Putih
Kabarperistiwa.com/Foto/Tribuncom

Baca: 4 Artis Cantik Dinikahi Polisi, Ada Finalis Miss Universe 2016, Loh!

Bersumber dari Health Encyclopedia University of Rochester Medical Center Rochester, berikut kandungan bawang putih.

1. Protein: 0,57 g.
2. Total lipid (lemak): 0,04 g.
3. Karbohidrat: 2,98 g.
4. Energi: 13,41 kkal.
5. Gula: 0,09 g.
6. Serat: 0,19 g.
7. Kalsium: 16,29 mg.
8. Besi: 0,15 mg.
9. Magnesium: 2.25 mg.
10. Fosfor: 13.77 mg.
11. Kalium: 36,09 mg.
12. Natrium: 1,53 mg. S
13. eng: 0,1 mg.
14. Tembaga: 0,03 mg.
15. Mangan: 0,15 mg.
16. Selenium: 1,28 mcg.

Manfaat Makan Bawang Putih Mentah untuk Kesehatan

Adapun manfaat makan bawang putih mentah untuk kesehatan adalah sebagai berikut.

Manfaat Makan Bawang Putih Mentah untuk Kesehatan
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Makan bawang putih dapat meningkatkan jumlah sel T yang melawan virus dalam aliran darah Anda. Ini penting karena pilek dan flu disebabkan oleh virus. Peneliti dari University of Florida melaporkan dalam jurnal Clinical Nutrition pada tahun 2012 bahwa mengonsumsi ekstrak bawang putih dapat mengurangi keparahan gejala pilek dan flu dan gejalanya hilang lebih cepat.

Sistem kekebalan tubuh yang meningkat setelah makan bawang putih mentah dapat membantu mencegah virus Corona. Menurut penelitian tahun 2020 dalam jurnal Medical Hypotheses, makan bawang putih berpotensi mencegah infeksi COVID-19 dengan meningkatkan sel sistem kekebalan dan untuk menekan produksi dan sekresi sitokin proinflamasi serta hormon leptin yang berasal dari jaringan adiposa yang bersifat proinflamasi.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Mengonsumsi bawang putih mentah terbukti mampu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebuah riset dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Science mengemukakan bahwa makan bawang putih mentah dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Bawang putih dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan mencegah produksi angiotensin II, meningkatkan ketersediaan oksida nitrat, atau meningkatkan produksi hidrogen sulfida. Sifat anti-inflamasi dan antioksidannya juga dapat membantu dalam penurunan tekanan darah.

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Menurunkan kadar gula darah merupakan salah satu manfaat makan bawang putih mentah. Menurut studi oleh American Society for Nutrition, makan bawang putih mentah dapat membantu mengurangi kadar gula darah, serta mengurangi risiko aterosklerosis.

Karbohidrat cenderung dimetabolisme dengan sangat cepat dan menyebabkan kadar gula darah meningkat. Makan bawang putih mentah memastikan bahwa karbohidrat dimetabolisme dalam kecepatan teratur.

4. Menurunkan Kolesterol

Manfaat makan bawang putih mentah yaitu mampu menurunkan kolesterol. Berdasarkan penelitian dalam International Journal of Medical Science and Public Health, sekelompok partisipan yang makan tiga gram bawang mentah mengalami penurunan kolesterol.

Para partisipan mengonsumsi tiga gram bawang mentah setiap hari selama 90 hari. Hasilnya, kolesterol mengalami penurunan sebanyak 10-13%. Peneliti menyimpulkan bahwa manfaat bawang putih mentah untuk kolesterol berasal dari kandungan allicin yang diproduksi ketika dikunyah atau digigit. Allicin berperan untuk menghambat enzim yang memproduksi kolesterol.

5. Mencegah Kanker Hati

Makan bawang putih mentah bermanfaat untuk mencegah kanker hati. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nutrients. Pada tahun 2019, para peneliti dari University of California menguji apakah bawang putih mentah dapat mempengaruhi kanker hati.

Penelitian dilakukan di Jiangsu, Cina, dari tahun 2003 hingga 2010, di mana total 2011 pasien kanker hati dan 7933 kontrol populasi dipilih secara acak didokumentasikan. Peneliti menemukan bahwa asupan bawang putih mentah dua kali atau lebih per minggu mungkin memiliki efek pencegahan pada kanker hati.

6. Menjaga Kesehatan Otak

Ternyata makan bawang putih tidak cuma bermanfaat untuk kesehatan jantung, tapi juga otak. Sebuah tim peneliti dari Universitas Missouri menemukan bahwa turunan karbohidrat dalam bawang putih yang dikenal sebagai FruArg melindungi sel-sel otak terhadap efek penuaan dan penyakit. FruArg dilaporkan mengurangi kadar oksida nitrat yang diproduksi oleh sel mikroglia di dalam otak selama melawan peradangan dan stres oksidatif.

Di satu sisi, peran sel mikroglia sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Namun, semakin lama sel mikroglia melawan peradangan akan semakin banyak memproduksi oksida nitrat. Kadar oksida nitrat yang berlebihan telah lama dikaitkan sebagai penyebab kerusakan sel otak.

Nah untungnya, FruArg dalam bawang putih bisa memperbanyak sel mikroglia tanpa memicu peningkatan kadar oksida nitrat dalam otak. Ini artinya bawang putih menawarkan manfaat perlindungan bagi sel-sel otak dengan membuatnya lebih kebal terhadap risiko penyakit neurologis, seperti demensia dan Alzheimer.

Bolehkah makan bawang putih mentah setiap hari?

Mengutip Healthline, makan bawang putih mentah setiap hari diperbolehkan. Direkomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 1-2 siung per hari. Kurangi asupan bawang putih mentah jika Anda mengalami efek samping, seperti mulas, refluks asam, atau peningkatan perdarahan.*

Share.