Pengemudi Rapido dituduh menganiaya wanita di Bengaluru, FIR mengajukan: Apa yang kami ketahui sejauh ini

Pengemudi Rapido dituduh menganiaya wanita di Bengaluru, FIR mengajukan: Apa yang kami ketahui sejauh ini

Dua hari setelah seorang wanita Bengaluru menuduh seorang pengemudi sepeda Rapido melakukan pelecehan seksual terhadapnya selama perjalanan di Bengaluru tengah, polisi telah mendaftarkan Laporan Informasi Pertama (FIR).

Menurut wanita tersebut, seorang pejalan kaki turun tangan setelah menyadari masalahnya dan mengkonfrontasi pengemudinya. (Instagram)

Menurut laporan NDTV, FIR telah didaftarkan oleh kantor polisi Wilson Garden, yang telah memulai penyelidikan atas insiden tersebut.

Menurut pelapor, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 6 November ketika wanita tersebut sedang memesan tumpangan untuk kembali ke apartemennya dari Church Street.

“…saat bermain skating, kapten mencoba meraih kaki saya. Kejadiannya tiba-tiba sehingga saya bahkan tidak bisa memprosesnya, apalagi menuliskannya,” tulis wanita itu dalam postingan di jejaring sosial.

“Saat dia melakukannya lagi, saya bilang padanya, ‘Bhaiya, kya kar rahe ho, mat karo’, tapi dia tidak berhenti,” tambahnya.

Wanita itu berkata bahwa dia menangis saat mencapai tujuannya. Menurutnya, seorang pejalan kaki turun tangan setelah menyadari masalahnya dan mengonfrontasi pengemudi.

Dia mengatakan pengemudi tersebut awalnya meminta maaf tetapi kemudian memberikan isyarat mengancam ke arahnya sebelum pergi.

“Saya berbagi ini karena tidak ada perempuan yang harus mengalami hal seperti ini, tidak di dalam taksi, tidak di sepeda, tidak di mana pun. Ini bukan pertama kalinya hal seperti ini terjadi pada saya. Tapi hari ini saya tidak bisa tinggal diam karena betapa tidak amannya perasaan saya,” tulisnya.

“Saya telah terbukti benar,” kata pemohon

Pada hari Sabtu, wanita tersebut mengunggah kabar terbaru di media sosialnya yang mengatakan bahwa Polisi Bengaluru dan tim Rapido membantunya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan dukungan melalui media sosial.

“Akhirnya saya terbukti benar karena mereka memeriksa rekamannya. Sekali lagi terima kasih atas dukungan Anda dan membuat saya mendengarkan,” tulisnya.

Rapido sebelumnya mengungkapkan keprihatinannya atas perilaku pengemudi dalam pernyataan publik.

“Kami prihatin dengan laporan perilaku tidak pantas yang dilakukan kapten selama perjalanan Anda baru-baru ini. Keamanan dan kenyamanan Anda tetap menjadi prioritas utama kami. Mohon beri kami waktu untuk menyelidiki masalah ini secara menyeluruh,” tulis perusahaan itu.

Tautan Sumber