Sebagai langkah penting untuk memperkuat kemampuan militernya, angkatan bersenjata Ukraina meningkatkan pengerahan kendaraan darat tak berawak (UGV). Saat ini terdapat rencana untuk mengadakan sekitar 30.000 sistem ini pada akhir tahun depan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan operasional. Informasi ini terungkap dalam wawancara baru-baru ini dengan Telegraph oleh pendiri School of Ground Robotic Systems (GRS), komandan Brigade Penyerangan ke-3, Viktor Pavlov.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi komprehensif yang bertujuan untuk menstandardisasi pelatihan dan mengoptimalkan integrasi teknologi robotika ke dalam operasi sehari-hari Angkatan Pertahanan Ukraina. Sekolah NRK berperan penting dalam upaya ini, dengan fokus pada pelatihan operator di berbagai cabang militer agar dapat menggunakan teknologi canggih ini secara efektif.
Saat ini, sebagian besar sistem tak berawak yang digunakan oleh militer Ukraina merupakan hasil upaya inovatif para insinyur lokal, sukarelawan berdedikasi, dan perusahaan pertahanan kecil. Biaya sistem robotik darat ini sangat bervariasi, dari US$10.000 hingga US$50.000, tergantung pada faktor-faktor seperti kemampuan, ukuran dan tingkat otonomi.
Peran UGV sangat penting terutama di garis depan, karena mereka mulai menggantikan peran logistik tradisional dan dukungan tempur. Kendaraan ini bertanggung jawab atas tugas-tugas penting, termasuk pengiriman amunisi dan perbekalan, evakuasi tentara yang terluka, dan pengumpulan informasi intelijen. Pavlov mencatat bahwa satu sistem tak berawak dapat melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan banyak orang, sehingga mengurangi paparan terhadap ancaman artileri dan penembak jitu.
Meskipun ada kemajuan dalam otomatisasi, operator manusia tetap penting dalam perencanaan misi, pengambilan keputusan penting, dan perbaikan lapangan. UGV terutama digunakan untuk tujuan logistik, mengangkut sumber daya yang dibutuhkan seperti air, makanan, dan amunisi secara efisien ke area yang terlalu berbahaya bagi manusia.
Selain aplikasi logistik, UGV juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tugas-tugas teknik, khususnya pembersihan ranjau, suatu area yang secara tradisional dikelola oleh para penghapus ranjau. Selain itu, sistem tak berawak ini dapat dilengkapi dengan berbagai senjata, termasuk senapan mesin dan peluncur granat, sehingga meningkatkan kemampuan tempurnya.
Meningkatnya integrasi sistem robot berbasis darat menandai perubahan transformatif dalam operasi militer Ukraina, konsisten dengan tren yang lebih luas menuju otomatisasi dan kemajuan teknologi dalam peperangan modern.