Departemen Luar Negeri AS memantau situasi dengan cermat karena 8 orang tewas akibat ledakan di Benteng Merah

Departemen Luar Negeri AS memantau situasi dengan cermat karena 8 orang tewas akibat ledakan di Benteng Merah

Diterbitkan: 11 November 2025, 08:38 WIB

Kedutaan Besar AS di Delhi menyarankan warganya untuk menghindari sekitar Benteng Merah dan Chandni Chowk.

Saat menyampaikan belasungkawa atas ledakan mematikan di dekat Benteng Merah Delhi, AS mengatakan pihaknya terus memantau situasi dengan cermat. “Hati kami turut berduka bagi mereka yang terkena dampak ledakan mengerikan di New Delhi. Kami terus memantau situasi dengan cermat. Kami turut berbela sungkawa yang tulus kepada keluarga yang kehilangan orang yang mereka cintai. Kami berdoa agar mereka yang terluka segera pulih,” kata Biro Urusan Asia Selatan dan Tengah Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan pada Senin.

Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah mobil yang bergerak lambat di lampu lalu lintas dekat stasiun metro Red Fort pada Senin malam, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan menghancurkan beberapa mobil. (REUTERS)

Layanan Konsuler Departemen Luar Negeri AS mengatakan dalam “peringatan keamanan” bahwa “meskipun penyebab ledakan saat ini tidak diketahui, Pemerintah India telah menempatkan beberapa negara bagian di India dalam siaga tinggi”. Dalam peringatan keamanannya, Kedutaan Besar AS di Delhi menyarankan warganya untuk menghindari daerah sekitar Benteng Merah dan Chandni Chowk di Delhi, menghindari keramaian dan memantau media lokal untuk mengetahui perkembangan terkini. Ia berpesan kepada warga AS untuk mewaspadai lingkungan sekitar dan waspada di tempat-tempat yang dikunjungi wisatawan.

Sebelumnya, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan kepada PTI, “Kami mengetahui adanya ledakan di dekat Benteng Merah di Delhi. Kami memantau situasi dengan cermat dan siap memberikan bantuan konsuler.”

Sebuah ledakan dahsyat merobek sebuah mobil yang bergerak lambat di lampu lalu lintas dekat stasiun metro Red Fort pada Senin malam, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan menghancurkan beberapa mobil, kata para pejabat.

Dua puluh orang, termasuk dua wanita, terluka dalam ledakan yang terjadi pada malam sibuk ketika kawasan itu dipenuhi orang. Korban luka dibawa ke RS LNJP yang jaraknya beberapa kilometer.

Polisi mengatakan ada tiga penumpang di dalam mobil yang meledak, dan mereka juga sedang menyelidiki apakah itu serangan bunuh diri. “Ledakan terjadi di dalam mobil Hyundai i20 yang sedang melaju dan di dalamnya terdapat tiga orang yang sedang duduk. Kami tidak menemukan pecahan peluru atau bekas tusukan di tubuh korban, hal yang tidak biasa terjadi pada ledakan. Kami sedang menyelidiki semua aspeknya,” kata seorang perwira polisi senior.

Tautan Sumber