Gaborone (Botswana), 13 Nov (ANI): India dan Botswana memperluas kerja sama di bidang kesehatan dan konservasi satwa liar selama kunjungan kenegaraan Presiden Draupadi Murmu, dengan Menteri Hubungan Ekonomi MEA Sudhakar Dalela menguraikan perkembangan utama.
Dalam jumpa pers, Dalela mengatakan kepemimpinan Botswana telah menyatakan minat yang kuat terhadap inisiatif transformasi digital India. “Kepemimpinan Botswana juga telah menyatakan minatnya terhadap penerapan infrastruktur publik digital di India dan bagaimana kita menggunakan teknologi untuk meningkatkan penyampaian layanan yang berpusat pada warga, penerapan e-governance, dan efektivitas biaya secara keseluruhan di seluruh pemerintahan,” tambahnya, menekankan kolaborasi teknologi.
Baca juga | Proyek Cheetah: Botswana menyumbangkan 8 ekor cheetah ke India selama kunjungan Presiden Dropadi Murmu, memuji inisiatif konservasi satwa liar India.
Berdasarkan diskusi tersebut, kedua negara menandatangani Nota Kesepahaman di bidang pelayanan kesehatan. Dalela menjelaskan: “Kami menandatangani Nota Kesepahaman di bidang pelayanan kesehatan. MoU ini akan memfasilitasi akses Botswana terhadap obat-obatan yang berkualitas dan terjangkau dari India. Presiden juga mengumumkan kesiapan dan keputusan Pemerintah India untuk mengirimkan ARV penting seperti yang diminta oleh Pemerintah Botswana.”
Langkah ini mencerminkan meningkatnya keterlibatan bilateral dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.
Baca juga | Bangladesh akan mengadakan pemilu dan referendum secara serentak pada bulan Februari 2026, kata kepala penasihat Muhammad Yunus.
Konservasi satwa liar juga ditampilkan secara menonjol selama kunjungan tersebut, menyoroti bidang kemitraan lainnya. Dalela berkata, “Botswana telah setuju untuk bermitra dengan India dalam upaya kami memulihkan cheetah di India melalui Proyek Cheetah,” yang menunjukkan komitmen negara-negara tersebut terhadap inisiatif lingkungan bersama.
Merefleksikan pentingnya kunjungan tersebut, Dalela menekankan bahwa partisipasi Presiden Murmu menggarisbawahi komitmen India untuk memperkuat persahabatan jangka panjang dengan Botswana dan memperluas hubungan dengan kawasan Afrika. “Kunjungan kenegaraan Presiden ini menggarisbawahi komitmen India untuk memperkuat hubungan persahabatan yang telah lama terjalin dengan Botswana. Kunjungan tersebut juga mencerminkan komitmen kuat India untuk memperluas kemitraannya dengan kawasan Afrika, termasuk melalui KTT Forum Indo-Afrika,” ujarnya.
Ia juga mencatat bahwa kepemimpinan Botswana sangat mementingkan kunjungan ini. “Presiden Botswana menggambarkan kunjungan ini sebagai sesuatu yang bersejarah,” kata Dalela, menunjuk pada momentum yang dihasilkan oleh perjalanan tersebut. “Kunjungan kenegaraan Presiden memberikan dorongan baru bagi hubungan erat persahabatan dan kerja sama kami dengan Botswana. Kami memiliki peta jalan yang jelas untuk memperluas kemitraan kami dengan Botswana dan tantangannya sekarang adalah membangun momentum yang sangat positif ini.”
Sebelumnya, Presiden Murmu mengakhiri kunjungan pertamanya ke dua negara Afrika di Angola dari tanggal 8 hingga 11 November atas undangan Presiden Joao Lourenco, dan menegaskan kembali komitmen India untuk memperkuat kemitraan di Afrika dan Selatan secara keseluruhan.
Dia kemudian tiba di Botswana pada 11 November, menandai kunjungan kenegaraan pertama yang dilakukan kepala negara India ke negara tersebut.
Selama masa jabatannya, beliau berpartisipasi dalam diskusi bilateral, berpidato di Majelis Nasional Botswana dan berupaya mengembangkan kerja sama di sektor-sektor utama termasuk perdagangan, investasi, teknologi, energi, pertanian, kesehatan, farmasi, pertahanan dan pertukaran antar masyarakat. (ANI)
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan di seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul di postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)