Presiden Javier Miley mengonfirmasi perkembangan signifikan di sektor pertahanan Argentina: Angkatan Laut Argentina bermaksud membangun kembali kekuatan kapal selamnya dan berencana mengakuisisi kapal selam baru dari galangan kapal Prancis, khususnya keluarga Scorpène. Meskipun rincian spesifiknya belum diketahui, langkah ini dipandang secara luas sebagai langkah menentukan dalam memperkuat kemampuan militer negara tersebut.
Dalam pengumuman sebelumnya, Kementerian Pertahanan Argentina mengatakan pihaknya telah menandatangani surat niat untuk memperoleh kapal selam serang kelas Scorpene baru dalam pertemuan bilateral dengan para pejabat Prancis. Perjanjian awal ini, yang menguraikan komitmen tidak mengikat, mengisyaratkan potensi pembelian tiga kapal selam, yang pembahasannya awalnya terkait dengan rancangan undang-undang anggaran tahun 2025. Namun, inisiatif ini tidak disetujui meskipun terdapat proyeksi investasi sekitar US$2,3 miliar.
Dorongan untuk memulihkan kemampuan tempur kapal selam adalah hilangnya ARA San Juan (S-42) secara tragis dan mencerminkan upaya jangka panjang oleh pemerintahan berturut-turut untuk merevitalisasi Angkatan Laut. Berbagai pilihan kapal selam dievaluasi, termasuk usulan dari beberapa galangan kapal terkemuka Eropa. Laporan Kabinet mencatat pertimbangan kapal selam kelas Scorpene dan Type 209, serta potensi kapal selam brigade.
Pada awal tahun 2025, pemerintah Jerman memberikan jaminan dukungan kepada TKMS (ThyssenKrupp Marine Systems) untuk proposal kapal selamnya berdasarkan desain Tipe 209NG. Angkatan Laut Argentina memiliki pengalaman yang signifikan dengan kapal selam Jerman, setelah sebelumnya mengoperasikan kelas Type 209/1200 dan TR-1700. Selain itu, kemitraan pelatihan dengan Angkatan Laut Peru, yang memiliki kapal selam serupa, meningkatkan kesiapan operasional Argentina.
Di sisi lain, hubungan Argentina dengan galangan kapal Prancis baru muncul baru-baru ini dan ditandai dengan akuisisi kapal patroli lepas pantai kelas OPV 87/90. Program senilai sekitar €300 juta ini telah berhasil melampaui batas-batas politik dan dipandang sebagai kisah sukses dalam pengadaan pertahanan.
Akuisisi kapal selam kelas Scorpene yang akan datang diperkirakan akan melibatkan proses evaluasi yang kompleks yang akan mempertimbangkan jadwal konstruksi dan fase integrasi. Hasilnya, pengumuman Presiden ini merupakan perkembangan luar biasa bagi komunitas pertahanan, terutama mengingat konteks historis di mana pemerintahan sebelumnya menghindari tindakan-tindakan penting tersebut.
Pemberian kontrak kapal selam akan menjadi langkah penting berikutnya, menandai langkah menuju pembangunan kembali kemampuan penting angkatan laut dan berpotensi menciptakan efek riak serupa dengan akuisisi pesawat modern untuk Angkatan Udara. Seiring berkembangnya diskusi, komunitas pertahanan tetap optimis mengenai masa depan kekuatan angkatan laut Argentina di panggung internasional.