Pemerintahan Trump “diam-diam bekerja sama dengan Rusia untuk mengembangkan rencana perdamaian baru untuk Ukraina”

Pemerintahan Trump “diam-diam bekerja sama dengan Rusia untuk mengembangkan rencana perdamaian baru untuk Ukraina”

Menurut laporan itu, Washington diam-diam menyusun rencana dengan Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Rencana 28 poin yang baru akan terdiri dari “jaminan keamanan, keamanan di Eropa dan hubungan masa depan AS dengan Rusia dan Ukraina,” lapor Axios, mengutip sumber.

Hal ini terjadi di tengah upaya baru AS untuk memaksa Moskow dan Kyiv setelah beberapa upaya diplomatik gagal dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut para pejabat di Washington dan Kyiv, perwakilan khusus Trump Steve Witkoff membahas rencana tersebut dengan perwakilan Rusia Kirill Dmitriev dan penasihat keamanan Volodymyr Zelenskyi Rustem Umerov.

Washington kembali berusaha mengakhiri perang di Ukraina (AP)

Proposal tersebut dilaporkan terinspirasi oleh rencana gencatan senjata Trump di Gaza, yang mulai berlaku pada bulan Oktober. Meskipun rencana tersebut mengakhiri perang, namun tidak mengakhiri kekerasan di daerah kantong tersebut, dan baik Hamas maupun Israel saling menuduh melanggar perjanjian tersebut.

Gedung Putih mengatakan pihaknya juga telah mulai memberi pengarahan kepada para pejabat Eropa mengenai proposal tersebut, yang akan dibahas pada pertemuan tingkat tinggi minggu ini, karena negara-negara Uni Eropa berulang kali mengalami pelanggaran teritorial oleh drone selama serangan udara Rusia di Ukraina.

Dalam upaya lain untuk mengakhiri perang di Ukraina, Washington juga mengirim dua pejabat tinggi militer AS untuk kunjungan militer yang jarang dilakukan ke Kyiv oleh perwakilan pemerintahan Trump. Politik.

Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George tiba dalam perjalanan mendadak untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Ukraina dalam upaya untuk memulai kembali perundingan damai dengan Rusia yang terhenti. Politik dilaporkan pada hari Rabu.

Pasangan itu akan bertemu dengan Zelenskyi, komandan tertinggi dan anggota parlemen, lapor surat kabar itu, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Tuan Driscoll diperkirakan akan bertemu dengan para pejabat Rusia nanti Jurnal Wall Street dilaporkan secara terpisah.

Gedung Putih dilaporkan menghubungi Driscoll dan komandan senior lainnya dengan harapan Moskow dapat lebih responsif terhadap mediator militer setelah upaya sebelumnya yang gagal dengan pejabat politik.

Seorang petugas pemadam kebakaran Ukraina menggunakan selang air untuk memadamkan api di lokasi serangan Rusia di Kharkiv (AFP via Getty Images)

Seorang petugas pemadam kebakaran Ukraina menggunakan selang air untuk memadamkan api di lokasi serangan Rusia di Kharkiv (AFP via Getty Images)

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov baru-baru ini mengatakan ia bersedia bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk membahas peningkatan hubungan bilateral, menyusul laporan bahwa Putin menjauhkan diri darinya karena kegagalannya mencapai pertemuan puncak perdamaian dengan Trump.

Lavrov menelepon Rubio pada 20 Oktober untuk membahas kemungkinan pertemuan puncak, namun Waktu Keuangan mengutip sumber yang menyatakan bahwa percakapan Lavrov dengan Rubio membuat Washington terasing.

Keesokan harinya, Trump mengatakan dia tidak ingin mengadakan pertemuan yang hanya membuang-buang waktu. Dia kemudian mengatakan bahwa dia membatalkan pertemuan puncak tersebut karena “rasanya tidak tepat.”

Pertemuan yang ditunggu-tunggu antara Trump dan Putin di Alaska pada Agustus lalu tidak membawa terobosan dalam mencapai perdamaian.

Kunjungan ke Kyiv terjadi pada saat pasukan Rusia secara bertahap bergerak maju di garis depan dan mengintensifkan serangan rudal dan drone terhadap kota-kota dan infrastruktur energi Ukraina. Sementara itu, sekutu Kyiv di Barat sedang mencari cara baru untuk menjamin pasokan senjata dan amunisi.

Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina tadi malam, menembakkan 518 drone dan rudal ke sasaran di seluruh Ukraina, termasuk bagian barat negara itu, dan menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai puluhan lainnya, kata Zelenskyy. Banyak orang mungkin terjebak di bawah reruntuhan, tambahnya.

Tautan Sumber