Belem (Brasil), 21 Nov (ANI): Kebakaran besar terjadi di dalam paviliun tempat COP30 di Belem, Brasil pada Kamis (waktu setempat), The New York Times melaporkan.
Kebakaran terjadi di sebuah paviliun di dalam aula konferensi tempat lebih dari 50.000 diplomat, jurnalis, dan aktivis berkumpul untuk menghadiri pertemuan puncak iklim global.
Baca juga | Siapakah Sonia Exelby, wanita Inggris yang “membayar” Dwayne Hall di Florida untuk menyiksa dan membunuh?
Saat ini tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran belum diketahui.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 dan memenuhi pusat konvensi dengan asap, sehingga memaksa para delegasi untuk mengungsi. Awalnya, perwakilan resmi dari presiden KTT tersebut mengatakan bahwa api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit, menurut The New York Times.
Baca juga | Gempa bumi di Kyrgyzstan: Gempa bumi berkekuatan 4,2 skala Richter telah melanda negara tersebut.
Pada pukul 15.00, orang-orang mulai kembali ke pusat konvensi, namun para pejabat mempersilakan mereka keluar, dengan mengatakan bahwa evakuasi masih berlangsung. Pada pukul 16.20, kepresidenan COP mengumumkan bahwa api dapat dipadamkan “dengan kerusakan terbatas”.
Ribuan orang dari hampir 200 negara datang ke Belem untuk berdiskusi dan menyepakati cara-cara mengurangi emisi gas rumah kaca yang membahayakan bumi pada pertemuan puncak COP 30.
Tempat pertemuan puncak mendapat kecaman minggu lalu setelah hujan lebat merembes ke dalam ruang pertemuan dan menetes ke para delegasi. Ada juga keluhan kekurangan makanan dan AC juga terus mengalami kesulitan akibat panas dan kelembapan yang tinggi. (ANI)
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul pada postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)