Dalam kepemimpinan militer, hubungan antara kepala dinas dan penasihat senior mereka memainkan peran penting, terutama berkaitan dengan kesejahteraan dan kebugaran pasukan. Di Korps Marinir, peran ini dipersonifikasikan oleh sersan. Mayor Carlos Ruiz, yang tetap energik dan aktif secara fisik pada usia 50 tahun, sering berlari bersama Marinir di seluruh dunia. Kepemimpinannya lebih dari sekedar kekuasaan; ini tentang memahami aspek kemanusiaan dalam kehidupan militer dan tuntutan fisik yang dibebankan pada personel militer.
Sementara para jenderal berfokus pada tujuan-tujuan strategis, para pemimpin senior seperti Ruiz ditugaskan untuk mempertimbangkan bagaimana rencana-rencana tersebut mempengaruhi orang-orang yang melaksanakannya. Ruiz menekankan bahwa menjaga kebugaran fisik adalah contoh bagi Marinir muda. Rutinitas hariannya meliputi lari teratur, olahraga di gym, dan latihan fisik (PT), dengan menekankan prinsip umur panjang daripada kekuatan murni. Dia mengalihkan fokusnya dari angkat beban ke latihan yang lebih aman dan menyehatkan sendi, menggabungkan kardio dengan latihan ketahanan untuk menjaga kebugarannya tanpa risiko cedera.
Menunjukkan komitmennya terhadap kebugaran fisik, Ruiz secara aktif berpartisipasi dalam dua penilaian kebugaran fisik Korps Marinir tahunan yang menguji kekuatan dan daya tahan. Salah satu tesnya melibatkan lari sejauh tiga mil, di mana ia mencatat waktu 16:30 menit yang mengesankan, serta pull-up dan plank yang ketat. Dia mempersiapkan ujian ini bersama istrinya, seorang pensiunan Marinir, yang meminta pertanggungjawabannya sambil mendorongnya untuk mempertahankan nilai tinggi.
Berlari adalah bagian besar dari kehidupan Ruiz. Rutinitas hariannya biasanya mencakup lari sejauh lima mil, dan pada akhir pekan dia melakukan pendakian sejauh sepuluh mil melalui lokasi-lokasi ikonik di Washington, D.C. Dia percaya akan pentingnya pemanasan yang tepat dan persiapan mental untuk berlari, dan memandang waktu ini sebagai kesendirian yang berharga. Berlari bisa menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang, terutama mereka yang bergabung dengan militer dan tidak memiliki pengalaman. Ruiz secara strategis menyarankan para pemula untuk mempertimbangkan alas kaki yang tepat untuk mencegah cedera dan menikmati aktivitas seiring waktu.
Pemulihan juga sama pentingnya bagi Ruiz, yang mengutamakan nutrisi, hidrasi, dan istirahat yang baik. Dia memahami kebutuhan fisiologis tubuhnya dan menyesuaikan pola makannya untuk meningkatkan kinerja, memastikan dia memiliki cukup energi sebelum berlari. Meskipun ia menggunakan beberapa teknologi, seperti menggunakan jam tangan pintar Garmin untuk melacak metrik kesehatannya, ia menghindari mode kebugaran dan lebih memilih praktik mendasar.
Ruiz memperkuat gagasan bahwa kebugaran harus menjadi cara hidup di Korps Marinir, menganjurkan perlunya menyediakan sumber daya yang dibutuhkan anggota militer untuk berkembang. Ia menekankan pentingnya membantu Marinir tumbuh dan maju dengan sengaja, bukan secara kebetulan. Sambil tetap berpikiran terbuka terhadap strategi dan metode kebugaran baru, ia menyadari bahwa kemampuan beradaptasi dalam praktik perawatan kesehatan menjadi lebih penting seiring bertambahnya usia. Merangkul perubahan tidak hanya meningkatkan kesehatan pribadi, namun juga mewujudkan semangat ketahanan dan pembangunan yang sangat penting bagi dinas militer.