Seorang penduduk Punjab telah ditangkap oleh CID (Intelijen) Rajasthan karena diduga mengumpulkan informasi rahasia tentang Angkatan Darat India dan meneruskannya kepada kurator Pakistan, menurut laporan pada hari Senin.
Seorang penduduk Ferozepur, yang diidentifikasi sebagai Prakash Singh alias Badal, ditahan di dekat gedung militer di Ganganagar dan kemudian ditangkap berdasarkan Undang-Undang Rahasia Resmi tahun 1923, kantor berita PTI melaporkan, mengutip para pejabat.
Inspektur Jenderal (Intelijen) Praful Kumar mengatakan CID sedang memantau dugaan kegiatan spionase yang terkait dengan badan intelijen Pakistan ketika Badal berada di bawah radar mereka.
“Selama pengawasan diketahui bahwa Prakash Singh melakukan kontak dengan ISI Pakistan melalui media sosial. Dia biasa mengumpulkan informasi sensitif terkait tentara di Rajasthan, Punjab dan Gujarat dan mengirimkannya ke kurator Pakistan,” kata Kumar.
Pria berusia 34 tahun itu terlihat di dekat stasiun militer Sadulwali di Ganganagar pada 27 November, kata para pejabat. Tim intelijen perbatasan kemudian menjemputnya setelah verifikasi awal atas nomor ponselnya mengungkapkan bahwa dia aktif berkomunikasi dengan nomor WhatsApp asing dan Pakistan.
Badal dilaporkan berhubungan dengan ISI sejak Mei tahun ini dan diduga berbagi rincian tentang kendaraan tentara, instalasi militer, geografi daerah perbatasan, jalur kereta api, jembatan dan proyek konstruksi yang sedang berlangsung, tambah perwira tersebut.
CID juga mengetahui bahwa Badal diduga terlibat dalam pembuatan beberapa akun WhatsApp India untuk manajer Pakistan. Dia diduga memperoleh kata sandi satu kali (OTP) yang dikirim ke nomor ponsel India dan meneruskannya ke agen Pakistan untuk mengaktifkan akun WhatsApp untuk spionase dan kegiatan anti-nasional lainnya, tambah para pejabat tersebut.
Badal dilaporkan dibayar untuk semua ini.
Departemen investigasi mengatakan bahwa setelah interogasi menyeluruh di pusat interogasi di Jaipur dan analisis teknis perangkatnya, tuduhan terhadap Badal terkonfirmasi.
Investigasi lebih lanjut mengenai masalah ini sedang berlangsung.
Pekan lalu, polisi Nuh di Haryana menangkap seorang pengacara karena dicurigai melakukan spionase dan menyampaikan informasi kepada ISI Pakistan.
Menurut pejabat, penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dari Biro Investigasi Pusat, kantor berita PTI melaporkan. Pengacara tersebut dikatakan pernah berpraktik di pengadilan Gurugram.