Pemanasan global telah dikaitkan dengan banyak dampak negatif, termasuk naiknya permukaan air laut dan memburuknya pola cuaca. Kini para peneliti mengatakan bahwa perubahan iklim adalah faktor kunci dalam penemuan artefak mengesankan yang berasal dari lebih dari 1.000 tahun yang lalu.
apa yang sedang terjadi
Seperti dilansir Live Science, para arkeolog di Norwegia menemukan perangkap rusa berusia 1.500 tahun yang terbuat dari ratusan batang kayu. Struktur kuno tersebut terungkap dari pencairan es di pegunungan Aurlandsfjellet.
Selain jebakan tersebut, peneliti juga menemukan artefak lain, antara lain tanduk rusa, ujung tombak besi, dan anak panah kayu. Penemuan ini memberikan pengetahuan baru tentang praktik perburuan kuno di wilayah tersebut.
“Ini adalah pertama kalinya benda penangkapan massal yang terbuat dari kayu ditemukan dari es di Norwegia, dan kemungkinan besar benda ini juga unik dalam konteks Eropa,” kata siaran pers kotamadya Vestland County.
Arkeolog Øystein Skår menambahkan: “Penemuan ini memungkinkan kami untuk yakin bahwa benda tersebut digunakan untuk perburuan massal. Semua tanduknya ditandai, yang memberi kami pemahaman lebih dalam tentang aktivitas perburuan itu sendiri.”
Mengapa penemuan artefak kuno di Norwegia penting?
Suhu dingin membuat instrumen tersebut tetap tertutup salju sepanjang tahun, kata Skor. Dan dilihat dari seberapa baik tanduknya terpelihara, proses peletakan es ini terjadi segera setelah digunakan oleh orang Norse kuno.
Perangkat tersebut kemudian terkubur lebih jauh di dalam es dan salju, mengabadikan perangkat tersebut di dalam kuburan es selama berabad-abad. Namun, karena meningkatnya suhu global dan pencairan es yang tiada henti, artefak-artefak ini terungkap untuk pertama kalinya dalam 1.500 tahun.
Es dan salju memiliki albedo yang tinggi, artinya keduanya memantulkan cahaya dengan baik. Permukaannya mampu memantulkan sinar matahari dan panas kembali ke luar angkasa, sehingga membantu mendinginkan planet ini. Namun karena polusi yang memerangkap panas terus memenuhi atmosfer dan menaikkan suhu, es dan salju mencair dengan cepat, sehingga mengurangi kemampuan mereka untuk menyerap energi matahari dan panas. Hal ini menciptakan umpan balik yang mempercepat pemanasan.
Apa yang sudah dilakukan untuk mengatasi pemanasan global?
Para peneliti berusaha mengungkap informasi sebanyak-banyaknya tentang peradaban Norse kuno ini.
“Penemuan ini membuka interpretasi dan pemahaman baru tentang bagaimana benda-benda ini berfungsi dalam praktiknya. Hal ini juga memberikan wawasan tentang pentingnya perburuan rusa dalam konteks sosial yang lebih luas di Zaman Besi Awal,” kata Leif Inge Astveit, arkeolog di Museum Universitas Bergen, menurut Norwegia Broadcasting Corp.
Namun, penemuan ini juga menggarisbawahi kekhawatiran yang semakin besar mengenai pencairan es yang cepat di Kutub Utara dan sekitarnya, serta dampaknya terhadap planet ini. Tanpa tindakan, tempat lain yang belum dibuka mungkin akan hilang karena kondisi yang berubah dengan cepat.
Untuk memitigasi kenaikan suhu global, pemerintah dan organisasi berupaya mengurangi emisi karbon yang memanaskan planet ini. Hal ini dicapai dengan menerapkan inisiatif nol energi dan mendorong penggunaan sumber energi terbarukan secara luas seperti angin dan surya.
��
Dapatkan buletin TCD gratis untuk tips mudah tentang cara berhemat lebih banyak, membelanjakan lebih sedikit, dan membuat pilihan yang lebih cerdas — dan dapatkan hingga $5.000 dalam peningkatan bersih di Klub Hadiah eksklusif TCD.