Kontraktor JSW Defense yang berbasis di Chandigarh telah memulai pembangunan fasilitas manufaktur senilai $90 juta di Hyderabad bekerja sama dengan Shield AI. Berlokasi strategis di cluster manufaktur elektronik di Maheswaram, fasilitas ini akan fokus pada produksi lokal sistem udara tak berawak V-BAT. Para pejabat memproyeksikan bahwa produksi akan dimulai pada akhir tahun 2026, menandai langkah besar menuju produksi teknologi pertahanan kompleks dalam negeri.
Inisiatif ini didasarkan pada perjanjian transfer teknologi jangka panjang yang memungkinkan JSW Defense memproduksi sistem V-BAT secara lokal sambil membangun rantai pasokan yang kuat di India. Investasi ini ditujukan tidak hanya untuk memperkuat kemampuan produksi, namun juga untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar global, meningkatkan infrastruktur perizinan dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang diperlukan untuk mempertahankan produk berkualitas tinggi.
Parth Jindal dari JSW Group menyebut pengembangan ini sebagai tonggak revolusioner dalam perjalanan India menuju kemandirian dalam teknologi pertahanan generasi mendatang. Beliau menekankan bahwa kemitraan dengan Shield AI mencerminkan komitmen bersama untuk menyediakan kemampuan misi penting yang memenuhi standar internasional, sehingga memperkuat posisi India di arena pertahanan global.
Sarjan Shah, Managing Director Shield AI India, menyatakan optimismenya mengenai fasilitas baru ini, dan menekankan pentingnya hal ini dalam memajukan kerja sama pertahanan Indo-AS berdasarkan kepercayaan dan kepentingan strategis bersama.
Drone V-BAT yang diproduksi fasilitas ini memiliki badan pesawat sayap tetap dengan kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal (VTOL). Platform V-BAT sudah digunakan oleh berbagai cabang militer, termasuk Korps Marinir AS dan Penjaga Pantai AS. Ukurannya 9 kaki (3 meter) dan dapat dengan mudah diangkut dengan truk atau helikopter. Pesawat ini dapat dikerahkan hanya dalam 20 menit oleh tim yang terdiri dari dua orang dan dirancang untuk membawa muatan hingga 25 pon (11 kg).
Dengan berat 125 pon (57 kilogram), V-BAT dilengkapi dengan mesin 24 tenaga kuda, memungkinkannya mencapai kecepatan hingga 56 mil (90 kilometer) per jam dan beroperasi pada ketinggian 20.000 kaki (6.096 meter). Usaha ini menandai kemajuan pesat dalam kemampuan sistem pesawat tak berawak di India, menyoroti komitmen untuk mengembangkan manufaktur dalam negeri dan kecakapan teknologi di sektor pertahanan.