Hasil Pemilu Badan Lokal Kerala 2025: Kongres, BJP memperoleh keuntungan karena CPI-M pimpinan Pinarayi Vijayan terpukul

Hasil Pemilu Badan Lokal Kerala 2025: Kongres, BJP memperoleh keuntungan karena CPI-M pimpinan Pinarayi Vijayan terpukul

Thiruvananthapuram, 13 Desember: Ketika penghitungan suara dalam pemilu lokal di Kerala sudah melewati separuh jalan, CPI-M yang dipimpin Pinarayi Vijayan menghadapi kemunduran yang belum pernah terjadi sebelumnya karena partai yang berkuasa menderita kerugian besar bahkan di kubu tradisionalnya. Keuntungan keseluruhan diraih oleh UDF yang dipimpin Kongres dan NDA yang dipimpin BJP, terutama di ibu kota negara bagian, Thiruvananthapuram Corporation. Di semua korporasi, CPI-M menghadapi kekalahan telak, dan kekalahan yang akan terjadi di korporasi Kozhikode, Kollam, dan Kozhikode terbukti sangat mengejutkan.

Secara tradisional, CPI-M telah berhasil mempertahankan bentengnya dalam pemilihan umum daerah bahkan pada masa-masa politik yang sulit, dan sering kali mempertahankan dominasinya di panchayat. Namun, kali ini model tersebut telah berubah secara radikal. Sementara UDF memimpin dengan panchayat seberat 371 gram, LDF unggul dengan hanya 355 gram, yang jelas menunjukkan melemahnya cengkeraman CPI-M di daerah pedesaan. Lebih parah lagi keadaannya terjadi pada korporasi, dimana CPI-M menderita kerugian besar. Dari enam perusahaan di negara bagian tersebut, Kongres memimpin dalam empat perusahaan, sedangkan CPI-M hanya unggul dalam satu perusahaan. Hasil Pemilu Pemerintah Daerah Kerala 2025: Tren awal menunjukkan persaingan ketat antara LDF dan UDF ketika penghitungan dimulai di 244 pusat.

Di Thiruvananthapuram Corporation, yang dikuasai CPI-M selama bertahun-tahun, partai tersebut tertinggal dari BJP, sehingga menunjukkan besarnya kegagalan mereka. Tren serupa juga terlihat di kotamadya, dengan Kongres memimpin di 51 kotamadya, dibandingkan dengan LDF yang hanya unggul di 32 kotamadya. CPI-M melakukan pemungutan suara setelah mengumumkan langkah-langkah seperti peningkatan dana pensiun sosial. Namun, berbeda dengan masa lalu, kali ini dana pensiun sosial tidak memberikan manfaat bagi partai meski sudah mendapatkan masa jabatan berturut-turut di tingkat negara bagian. Pemungutan suara lokal di Kerala, Tahap 1, mencatat jumlah pemilih sebesar 70,9%.

Dapat dikatakan bahwa kasus penyelundupan emas Sabarimala telah membekas jauh di dalam inti partai. Kemajuan yang dicapai dengan susah payah, termasuk di pusat perkotaan, kini tampaknya telah runtuh. Jelasnya, para pemimpin partai harus bekerja keras untuk menemukan penjelasan atas kekalahan ini, yang merupakan salah satu tantangan paling serius yang dihadapi CPI(M) dalam pemilu lokal dalam beberapa tahun terakhir.

Peringkat:4

Sungguh Skor 4 – Keandalan | Pada skala kepercayaan 0 hingga 5, artikel ini diberi peringkat 4 di Terbaru. Informasi tersebut berasal dari kantor berita ternama seperti (IANS). Meskipun bukan sumber resmi, namun memenuhi standar jurnalisme profesional dan aman untuk dibagikan kepada teman dan keluarga, meskipun beberapa pembaruan mungkin muncul kemudian.

(Cerita di atas pertama kali muncul di Terkini pada 13 Desember 2025 pukul 12:43 EST. Untuk berita dan pembaruan lebih lanjut tentang politik, dunia, olahraga, hiburan, dan gaya hidup, kunjungi situs web kami terkini.com).



Tautan Sumber