Kakching (Manipur), 14 Desember (ANI): Pasukan keamanan menemukan sejumlah besar senjata dan amunisi dari desa Moltinchan di bawah kantor polisi Sugnu di distrik Kakching Manipur, kata para pejabat.
Barang-barang yang disita antara lain: satu buah SLR tanpa magasin, satu buah senapan runduk buatan dalam negeri dengan magasin kosong, satu buah senapan laras ganda (DBBL), satu buah senapan laras tunggal (SBBL), pistol buatan dalam negeri dengan magasin kosong, granat tangan 36 HE tanpa detonator, magasin kosong 7,62 LMG, tiga buah peluncur tabung, 15 butir SLR, lima buah senjata bius. peluru dan bom berdaya ledak tinggi 51 mm.
Baca juga | Perlombaan AI Global: India berada di peringkat ke-3 dunia dalam hal daya saing AI.
Pemugaran tersebut dilakukan pada hari Sabtu sebagai bagian dari peningkatan langkah keamanan di distrik tersebut untuk menghentikan peredaran senjata ilegal dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
Sementara itu, dalam operasi terpisah di hari yang sama, Polisi Manipur menangkap seorang anggota aktif militan Partai Revolusioner Rakyat Kanglipak (PREPAK) PRO pada Sabtu.
Baca juga | Polusi udara Delhi: Kota ini mengalami mati lemas pada AQI 497, dengan penduduk melaporkan masalah pernapasan dan iritasi mata.
Orang yang ditangkap diidentifikasi sebagai Thanjam Priyobartha Singh, juga dikenal sebagai Yokhatpa, berusia 35 tahun. Beliau merupakan warga KABUPATEN Kumbi Mayai Leikai KABUPATEN BISHNUPUPUR.
Satu buah granat tangan berdaya ledak tinggi 36 buah tanpa detonator, satu magasin LPG 7,62 mm kosong, tiga peluncur tabung, 15 butir SLR, 5 suar, dan satu bom berdaya ledak tinggi 51 mm juga disita.
Sebelumnya, Assam Rifles dalam operasi gabungan dengan polisi dan CRPF menyita 50.000 pil Yaba senilai Rs 12,5 crore dari sebuah kendaraan di Jiribam, Manipur dan menangkap dua orang pada hari Sabtu, kata Assam Rifles dalam siaran persnya pada 6 Desember.
Bertindak berdasarkan intelijen khusus tentang perdagangan narkoba, Assam Rifles di Jiribam melancarkan operasi gabungan dengan polisi dan CRPF. Dalam operasi gabungan tersebut, 50.000 tablet WY/R senilai sekitar R12,5 juta disita. Tim berhasil mencegat pengiriman obat yang menghasilkan penemuan 50.000 tablet WY/R senilai sekitar R12,5 juta yang dibawa di dalam kendaraan. Diamankan juga dua orang yang memiliki telepon seluler yang kemudian diserahkan ke Polsek Jiribam,” kata Assam Rifles. (ANI)
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan di seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul di postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)