Restorasi Ambisius Kapal Perang Bersejarah di Stockton Museum Maritim Stockton mengawali tahun baru dengan langkah besar dan penuh ambisi dalam upaya melestarikan sejarah maritim Amerika Serikat. Sekelompok relawan yang berdedikasi berhasil membawa pulang puluhan ton suku cadang langka dari Taiwan untuk mendukung restorasi USS Lucid, kapal penyapu ranjau Angkatan Laut AS yang kini menjadi kapal unggulan museum tersebut.
Kedatangan kontainer pengiriman yang sarat dengan peralatan kapal dijadwalkan sekitar awal Januari. Artinya, sepanjang tahun baru ini akan diisi dengan aktivitas teknis seperti pengelasan, pemasangan, dan penyesuaian komponen demi mengembalikan USS Lucid ke bentuk aslinya sebagai kapal perang bersejarah.
Ekspedisi Relawan ke Taiwan: Misi Penyelamatan Terakhir
Sebanyak sepuluh relawan Museum Maritim Stockton menghabiskan waktu dua minggu di Taiwan untuk membongkar dan menyelamatkan bagian-bagian penting dari USS Implicit, kapal saudara terakhir USS Lucid yang masih ada. Kapal tersebut telah dinonaktifkan dan sedang dibongkar setelah lebih dari 70 tahun beroperasi.
USS Implicit, yang kemudian berganti nama menjadi Yung Yang setelah dibeli oleh Angkatan Laut Taiwan pada tahun 1994, akhirnya mencapai akhir masa pakainya. Menyadari nilai historis kapal tersebut, Angkatan Laut Taiwan mengundang tim dari Stockton untuk menyelamatkan sebanyak mungkin peralatan sebelum kapal itu sepenuhnya dibongkar.
Kerja sama ini berlangsung sangat positif. Pemerintah Taiwan menyediakan derek berat, fasilitas pelabuhan, dan bahkan bantuan tenaga kerja manual untuk mempercepat proses pelepasan komponen kapal.
Suku Cad Langka yang Tidak Ternilai
Menurut Presiden Museum Maritim Stockton, David Rajkovich, suku cadang yang berhasil diselamatkan termasuk komponen yang hampir mustahil diperoleh di tempat lain. Beberapa di antaranya meliputi:
Jangkar kapal dan rantainya
Konsol ruang kemudi (pilot house) untuk mengontrol baling-baling
Peralatan penyapu ranjau asli
Komponen navigasi dan sistem mekanik langka
Selama tujuh jam kerja setiap hari, para relawan membongkar peralatan sebanyak mungkin dengan kecepatan maksimal. Semua komponen tersebut akan digunakan untuk mengembalikan USS Lucid ke kondisi yang sedekat mungkin dengan konfigurasi militernya di masa lalu.
USS Lucid: Dari Kapal Perang ke Museum Terapung
USS Lucid adalah kapal penyapu ranjau sepanjang 172 kaki yang dibangun pada era 1950-an. Kapal ini dirancang dengan lambung kayu untuk menghindari detonasi ranjau magnetik yang sensitif terhadap logam.
Selain menjalankan misi utama membersihkan jalur laut bagi armada Angkatan Laut AS, USS Lucid juga berperan sebagai kapal patroli selama Perang Vietnam. Kapal ini termasuk dalam kelas MSO (Mine Sweeper, Ocean).
Rencana jangka panjang Museum Maritim Stockton adalah menjadikan USS Lucid sebagai museum terapung permanen di pusat kota Stockton, tepatnya di kawasan dekat Weber Point. Lokasi tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan, pelajar, dan peneliti sejarah maritim.
Perjalanan Panjang Sebuah Kapal yang Hampir Terlupakan
Berbeda dengan USS Implicit yang tetap aktif hingga awal 1990-an, USS Lucid dijual pada tahun 1970-an dan mengalami perubahan drastis. Kapal tersebut sempat dijadikan rumah terapung di Delta Sungai San Joaquin, kehilangan sebagian besar peralatan militernya, dan bahkan dipasangi karpet serta tempat tidur air.
Selanjutnya, kapal itu berpindah tangan lagi dan digunakan sebagai gudang penyimpanan besi tua selama hampir dua dekade. Banyak bagian bernilai tinggi seperti perunggu dan kuningan telah dilepas.
Nasib USS Lucid hampir berakhir sebagai bangkai kapal terlantar sebelum akhirnya diselamatkan oleh sekelompok relawan—beberapa di antaranya adalah veteran Angkatan Laut—yang memiliki visi untuk melestarikan sejarah.
Museum Maritim Stockton secara resmi memperoleh kapal tersebut pada tahun 2010 dan menariknya ke kota Stockton setahun kemudian.
Pendanaan dan Peran Relawan
Selama lebih dari satu dekade, restorasi USS Lucid sepenuhnya bergantung pada donasi dan kerja sukarela. Museum menerima sumbangan tahunan sekitar 60.000 hingga 80.000 dolar AS dan juga telah mengajukan berbagai hibah negara bagian.
Namun, nilai sebenarnya dari proyek ini tidak dapat diukur dengan uang. Suku cadang yang diperoleh dari Taiwan diberikan secara cuma-cuma dan diperkirakan akan mengisi dua kontainer pengiriman besar.
Kontainer pertama, dengan berat sekitar 25 ton, dijadwalkan tiba melalui Pelabuhan Oakland sebelum dikirim ke Stockton. Kontainer kedua akan menyusul setelah pembongkaran penuh USS Implicit selesai.
Tantangan Selanjutnya: Instalasi dan Penataan
Setibanya di Stockton, pekerjaan besar berikutnya akan dimulai. Memindahkan dan memasang semua peralatan ke posisi yang tepat di USS Lucid diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan.
Semua pekerjaan ini, seperti sebelumnya, akan dilakukan oleh relawan. Tidak ada kontraktor profesional atau tenaga berbayar yang terlibat.
Menurut Rajkovich, proyek ini bukan sekadar restorasi kapal, melainkan bentuk dedikasi dan kecintaan terhadap sejarah maritim.
Masa Depan USS Lucid sebagai Ikon Edukasi dan Wisata
Walaupun USS Lucid tidak akan kembali memiliki tenaga penggerak sendiri, hal tersebut tidak mengurangi nilainya. Justru, kapal ini dirancang sebagai pusat edukasi sejarah angkatan laut, teknologi militer era Perang Dingin, dan peran kapal penyapu ranjau dalam konflik global.
Museum Maritim Stockton berharap USS Lucid akan menjadi ikon kota, memperkaya kawasan tepi sungai, serta menjadi destinasi penting bagi wisata sejarah di California.