Kabarperistiwa.com – Kasus dugaan penipuan yang menimpa artis cantik Jessica Iskandar masih berlanjut. Dugaan penipuan itu dilakukan oleh mantan rekan bisnisnya Christoper Steffanus Budianto alias Steven, dengan modus penyewaan mobil.

Istri Vincent Verhaag pun telah melaporkan Steven ke Polda Metro Jaya. Nahasnya, alih-alih merasa bersalah, justru Steven malah melayangkan somasi kepada Jessica. Dia tak terima lantaran dibilang sebagai penipu.

Kuasa hukum Jessica Iskandar, Rolland E Potu mengungkap isi somasi yang diterima kliennya. Dalam isi somasi tersebut, Jessica Iskandar diduga melakukan pencemaran nama baik sebagaimana yang diatur dalam pasal 27 ayat 3 UU ITE.

Baca: Bibir Ariel Tatum Makin Tebal dan Seksi, Jessica Iskandar: Apakah itu Operasi Plastik?

Jessica Iskandar Ogah Menanggapi Somasi

Ketika ditanya soal kelanjutan somasi tersebut, pihak Jessica Iskandar menyebut jika tak lagi ada kelanjutannya.

“Terkait somasi yang ditujukan kepada klien kami, tidak ada progres,” ucap Rolland Potu Senin (12/9/2022).

Rolland menjelaskan alasan ogah menanggapi somasi tersebut, dikarenakan materi yang dia laporkan sudah sesuai dengan materi hukum.

“Kami meyakini apa yang telah kami sampaikan sudah sesuai materi hukum. Kami mencari keadilan otomatis secara mutatis mutandis yang kita ingin adalah penegakan hukum yang adil,” kata Rolland.

 

Jessica Iskandar Ogah Menanggapi Somasi
Kabarperistiwa.com/Foto/Tangkapan Layar Instagram/@inijedar

Baca: Numpang Salat Dikost Karyawan, Cara Wudhu Nagita Slavina Tuai Kritikan Netizen

Adapun surat somasi tersebut dikirimkan kepada Jessica pada (5/8/2022). Di dalam surat somasi itu, Jessica diminta meluruskan pemberitaan yang menyebut seseorang menjadi seorang penipu.

Lebih lanjut, pihak Jessica memilih untuk tak menanggapi surat somasi tersebut.Kami meyakini apa yang telah kami sampaikan sudah sesuai materi hukum. Kami mencari keadilan otomatis secara mutatis mutandis yang kita ingin adalah penegakan hukum yang adil,” kata Rolland.

Jessica Iskandar Merasa Trauma Berbisnis

Adapun surat somasi tersebut dikirimkan kepada Jessica pada (5/8/2022). Di dalam surat somasi itu, Jessica diminta meluruskan pemberitaan yang menyebut seseorang menjadi seorang penipu.

Lebih lanjut, pihak Jessica memilih untuk tak menanggapi surat somasi tersebut.

“Tidak ada satu keharusan kita harus menanggapi surat somasi, kecuali kita dipanggil penyidik, demi keadilan,” ujar Rolland.

Jessica Iskandar Merasa Trauma Berbisnis
Kabarperistiwa,com/Foto/Tangkapan Layar Instagram/@inijedar

Buntut dari kasus ini, perempuan yang akrab disapa Jedar itu merasakan trauma dan kapok menjalani bisnis dengan melibatkan orang lain di dalamnya.

Seperti diketahui, Jessica diduga menjadi korban penipuan atas kasus penyewaan mobil di Bali dengan pelaku Christoper Stefanus Budianto atau Steven dan mengalami kerugian sebesar hampir Rp11 miliar dan 11 mobil mewah raib.*

Share.