Barbara Corcoran, maestro real estat dan investor bintang “Shark Tank”, telah membangun portofolio investasi yang kuat dengan berfokus pada aset berwujud seperti real estat, usaha kecil, dan produk konsumen yang memiliki nilai nyata. Tidak seperti banyak investor yang mengejar saham teknologi atau usaha spekulatif, pendekatan Corcoran berfokus pada investasi fisik yang melayani kebutuhan sehari-hari dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
Baca selengkapnya: 3 investasi teraman dalam perekonomian Trump saat ini
Baca selengkapnya: 6 Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Tabungan Anda Mencapai $50.000
Strateginya telah menghasilkan keuntungan besar, termasuk satu investasi yang menghasilkan $50.000 menjadi hampir $468 juta. Ini mungkin menjelaskan mengapa kekayaan bersihnya saat ini diperkirakan mencapai $100 juta. Dari real estate hingga startup inovatif, portofolio Corcoran adalah kelas master dalam menciptakan kekayaan melalui aset berwujud.
Perjalanan Corcoran ke dunia real estat dimulai pada awal tahun 1970-an: setelah bekerja serabutan, dia meminjam $1.000 dari mantan pacarnya untuk membuka agen real estat kecil di New York City bernama Corcoran Group.
Pada tahun 1981, Corcoran menerbitkan laporan pertama tentang pasar real estat, yang disebut Laporan Corcoran, yang memberikan wawasan kepada agen dan investor lain tentang tren real estat di Kota New York. Laporan Corcoran membantunya memantapkan dirinya di industri ini dan menarik klien terkenal.
Selama hampir tiga dekade, Corcoran Group telah berkembang menjadi salah satu perusahaan real estat terbesar dan tersukses di New York. Pada tahun 2001, Corcoran menjual perusahaannya seharga $66 juta.
Modal itulah yang kemudian ia gunakan untuk menekuni proyek lain, termasuk perannya di Shark Tank.
Untuk Anda: Saya Menjadi Kaya dalam Berinvestasi – Pelajaran Pemula Ini Dapat Menghasilkan Kekayaan Bersih $1 Juta
Corcoran mengikuti dua aturan utama ketika berinvestasi di real estat:
-
Aturan 1: Aturan pertamanya adalah membeli properti dengan uang muka 20%. Dia yakin pendekatan ini membantu menjaga pembayaran hipotek bulanan pada tingkat yang terkendali.
-
Aturan 2: Aturan keduanya adalah mencapai titik impas pada tahun pertama kepemilikan Anda. Corcoran mencari investasi yang pendapatan sewanya menutupi hipotek dan pengeluaran bulanan lainnya sejak awal: “Jika saya mencapai titik impas, saya akan tersenyum sepanjang perjalanan ke bank.”
Mencapai titik impas lebih awal merupakan pertanda positif bahwa properti akan menghasilkan keuntungan di tahun-tahun mendatang. Seiring berjalannya waktu, dia memperkirakan nilai properti akan meningkat dan pendapatan sewa meningkat, sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.
Corcoran juga menyarankan agar tidak mengambil uang dari properti investasi terlalu dini: “Anda akan merugikan bisnis Anda jika mulai mengambil uang.” Sebaliknya, dia menyarankan untuk membiarkan investasi tumbuh nilainya dan matang sebelum menggunakan keuntungannya.