Penduduk yang tinggal di dekat gunung berapi Haili Gubbi yang sudah lama tidak aktif di Ethiopia utara menceritakan momen gunung tersebut meletus pada Minggu pagi setelah tidak aktif selama 12.000 tahun. Ledakan gunung berapi, yang mereka sebut sebagai “gelombang kejut”, mengirimkan awan abu melintasi Laut Merah menuju Yaman dan Oman.
Ikuti berita terkini seputar letusan gunung berapi di sini.
Gunung berapi Haili Gubbi di wilayah Afar, Ethiopia, telah menyebabkan desa Afdera di dekatnya tertutup debu.
“Rasanya seperti mereka tiba-tiba menjatuhkan bom disertai asap dan abu,” kantor berita AP mengutip pernyataan Ahmed Abdela, seorang penduduk wilayah Afar. Dia menambahkan bahwa sebuah desa dekat Gurun Danakil, sebuah objek wisata, masih tertutup abu pada hari Senin dan wisatawan serta pemandu wisata yang menuju ke gurun tersebut terdampar di sana.
Baca Juga: ‘Mau Hamil’: Makin Panas Soal Kongres MLA Rahul Mamkuthatil yang Ditunda dalam Bentuk Rekaman Audio dan Bocoran Chat
Video yang diunggah di media sosial menunjukkan kepulan asap putih tebal membubung dari lokasi letusan.
HT.com tidak dapat memverifikasi keaslian video tersebut secara independen.
Tonton videonya di sini
Program Vulkanisme Global dari Smithsonian Institution mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Hailey Gubbi tidak diketahui mengalami letusan selama Holosen, yang dimulai sekitar 12.000 tahun lalu pada akhir zaman es terakhir.
Simon Carn, ahli vulkanologi dan profesor di Michigan Technological University, juga mengatakan bahwa Hayley Gubbi “tidak memiliki catatan letusan Holosen.”
Operasi penerbangan terhenti
Ketika awan abu dari letusan gunung berapi di Ethiopia mencapai India, maskapai penerbangan seperti Air India dan Akasa Air dari India mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka membatalkan beberapa penerbangan.
Air India dilaporkan membatalkan 11 penerbangan pada hari Senin dan Selasa untuk melakukan pemeriksaan pencegahan terhadap pesawat yang terbang di beberapa lokasi setelah letusan, sejalan dengan arahan kepada maskapai penerbangan dari regulator penerbangan India.
Akasa Air menyatakan telah menghentikan penerbangan ke tujuan Timur Tengah seperti Jeddah, Kuwait, dan Abu Dhabi yang dijadwalkan selama dua hari tersebut.
(Dengan partisipasi agensi)