Diterbitkan: 7 Des 2025 19:12 EST.
Pihak berwenang mengatakan 21 orang dirawat di tempat kejadian, lima orang dibawa ke rumah sakit dan tersangka ditahan.
Beberapa bagian Bandara Heathrow London dikunci sebentar pada hari Minggu setelah seorang pria menyerang sekelompok orang dengan semprotan merica setelah bertengkar.
Polisi mengatakan pria tersebut telah ditangkap dan menambahkan bahwa insiden tersebut tidak dianggap sebagai kasus terorisme, kantor berita AFP melaporkan.
Insiden itu terjadi di tempat parkir bertingkat di Terminal 3 bandara tersibuk di Eropa menyusul pertengkaran antara “sekelompok orang yang saling kenal”, kata Polisi Metropolitan London.
Pihak berwenang mengatakan 21 orang dirawat di tempat kejadian, lima orang dibawa ke rumah sakit dan tersangka ditahan.
Polisi mengatakan semua cedera “tidak dianggap mengubah hidup atau mengancam jiwa.”
Insiden tersebut sempat menimbulkan kepanikan dan kekacauan lalu lintas
Polisi Metropolitan London mengatakan mereka menerima panggilan sekitar pukul 8:00 pagi (waktu setempat) tentang serangan terhadap beberapa orang di tempat parkir.
“Sekelompok pria menyemprot beberapa orang dengan semprotan merica dan kemudian meninggalkan tempat kejadian,” kata polisi.
“Petugas tanggap bersenjata mendatangi dan menangkap satu orang karena dicurigai melakukan penyerangan. Dia masih ditahan dan penyelidikan sedang berlangsung untuk menemukan lebih banyak tersangka,” tambah polisi.
Sementara seorang pria telah ditahan karena dicurigai melakukan penyerangan, pencarian tersangka lain yang melarikan diri dari tempat kejadian sedang dilakukan.
Insiden tersebut menyebabkan kepanikan singkat karena jalur kereta api masuk dan keluar bandara ditutup selama lebih dari satu jam, menurut laporan New York Times.
Sementara itu, polisi menghentikan lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki yang masuk dan keluar dari bagian tertentu kompleks terminal, sehingga menyebabkan gangguan lalu lintas besar di daerah tersebut. Namun, laporan AFP menyebutkan Terminal 3 tetap buka sepanjang waktu.
Bandara telah mengeluarkan peringatan yang mendesak penumpang untuk tiba di bandara lebih awal karena kemacetan lalu lintas.