Diterbitkan: 10 November 2025 02:29 WIB
Asisten Jaksa Agung AS untuk Divisi Hak Sipil Harmeet Dhillon menanggapi gugatan yang menuduh adanya praktik perekrutan yang diskriminatif di Coca-Cola.
Asisten Jaksa Agung AS untuk Divisi Hak Sipil Harmeet Dhillon pada Minggu menanggapi gugatan yang menuduh adanya praktik perekrutan yang diskriminatif di Coca-Cola.
Klaim tersebut datang dari akun X yang menandai alamat resmi dan pribadi Dillon saat mempublikasikan postingan tersebut. HT.com tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.
Apa yang perlu Anda ketahui tentang tuduhan dan reaksi
“Dugaan praktik perekrutan yang diskriminatif oleh Perusahaan COCA-COLA terhadap orang kulit putih,” kata profil tersebut. Postingan tersebut mengklaim bahwa seorang pria bernama “David” mengajukan lamaran ke perusahaan minuman tersebut dan mengutip pengalamannya selama 20 tahun. Namun, keesokan harinya permohonan tersebut diduga ditolak, klaim laporan tersebut.
Diduga lebih lanjut bahwa orang yang sama mengajukan permohonan lain di mana ia mengubah namanya menjadi “DeShawn” dan mengurangi masa kerjanya menjadi lima tahun. Lamaran ini diduga diterima dan orang tersebut diberi kesempatan untuk menjalani wawancara, lanjut laporan tersebut. Profil tersebut juga mengklaim bahwa mereka menghubungi Coca-Cola dan menyatakan bahwa tanggapannya adalah “tuduhan tersebut tidak benar karena kualifikasi kandidat palsu tidak sama.”
“Hal ini hanya memperburuk keadaan dan menegaskan apa yang kita ketahui. Pelamar palsu dengan nama kulit hitam memiliki pengalaman yang KURANG dibandingkan pelamar asli, namun ditawari wawancara. Hal ini perlu diselidiki. Berapa banyak orang kulit putih lainnya yang telah didiskriminasi oleh Coca Cola?” postingan itu berbunyi. Profil tersebut melaporkan dugaan pertukaran pesan teks antara “David” dan perusahaan dan membandingkannya dengan pesan antara “DeShawn” dan perusahaan.
Postingan tersebut memicu reaksi dari AAG Dhillon melalui akun resminya X.
Dillon membalasnya dengan emoji mata. Namun, baik asisten jaksa agung maupun Departemen Kehakiman belum mengatakan apakah pemerintah AS sedang menyelidiki masalah ini.
Kebijakan Coca-Cola DEI
Posisi resmi perusahaan mengenai keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) menyatakan: “Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) adalah inti dari nilai-nilai dan strategi pertumbuhan kami serta memainkan peran penting dalam kesuksesan perusahaan kami. Kami memanfaatkan keberagaman luar biasa orang-orang di seluruh dunia untuk mencapai tujuan kami memperbarui dunia dan membuat perbedaan. Komitmen kami tidak hanya mencerminkan keberagaman komunitas tempat kami beroperasi, namun juga untuk memimpin dan mengadvokasi masa depan yang lebih baik dan bersama.”