Seorang pria berusia 31 tahun telah didakwa dengan empat pelanggaran terkait terorisme setelah penyelidikan atas serangan baru-baru ini di sebuah sinagoga di Manchester. Meskipun dakwaan ini tidak terkait langsung dengan kekerasan dalam komunitas Yahudi di Heaton Park, dakwaan ini penting karena melibatkan dakwaan serius terkait dengan persiapan aksi teroris dan penyebaran materi yang dimaksudkan untuk menghasut terorisme di Internet.
Mohammad Bashir ditangkap pekan lalu dan jaksa Crown Prosecution Service (CPS) menegaskan bahwa bukti-bukti mengarah pada tuduhan bahwa ia diduga membantu melakukan “intelijen permusuhan” di situs pertahanan Inggris. Penyelidikan ini merupakan bagian dari penyelidikan lebih luas yang diluncurkan setelah insiden tanggal 2 Oktober di mana militan Jihad al-Shami melakukan serangan dengan menabrakkan mobil dan menggunakan pisau.
Meski ada hubungannya dengan serangan sinagoga, dakwaan Bashir tidak berhubungan dengan tindakan yang diambil selama insiden itu sendiri. Peristiwa tragis ini mengakibatkan kematian dua orang, termasuk Melvin Kravitz, seorang pengunjung gereja berusia 66 tahun yang ditikam hingga tewas, dan Adrian Dolby, 53 tahun, yang ditembak dan dibunuh oleh polisi dalam kekacauan yang terjadi kemudian. Pada hari Yom Kippur, hari penting bagi komunitas Yahudi, serangan tersebut mengejutkan komunitas lokal dan masyarakat luas, sehingga memicu respons polisi yang cepat dan ekstensif.
Total ada tujuh penangkapan yang dilakukan terkait penyerangan sinagoga tersebut, termasuk Bashir. Pria lainnya, seorang pria berusia 30 tahun, ditangkap pada tanggal 9 Oktober karena dicurigai tidak mengungkapkan informasi penting berdasarkan Undang-Undang Terorisme dan saat ini dia dibebaskan dengan jaminan. Sementara itu, lima orang lainnya yang ditahan selama penyelidikan tersebut kemudian dibebaskan tanpa tuduhan.
Asisten Kepala Polisi Rob Potts menegaskan kembali bahwa dakwaan terhadap Bashir tidak terkait dengan peristiwa kekerasan pada hari itu, yang mencerminkan penyelidikan yang sedang berlangsung mengenai penyebab serangan tersebut. Bashir diperkirakan akan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates, di mana rincian lebih lanjut mengenai dakwaan terhadapnya diperkirakan akan terungkap.