Tiga anggota parlemen AS memperkenalkan resolusi untuk menghilangkan tarif 50% terhadap barang-barang India

Tiga anggota parlemen AS memperkenalkan resolusi untuk menghilangkan tarif 50% terhadap barang-barang India

Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS telah memperkenalkan sebuah resolusi yang dapat mengakhiri tarif AS sebesar 50 persen terhadap barang-barang India, membatalkan deklarasi darurat nasional pemerintahan Trump berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional. Perwakilan Demokrat Deborah Ross, Raja Krishnamoorthi dan Mark Veasey mendukung upaya DPR.

Kamar Dagang AS di Washington, DC. (Bloomberg)

Dalam sebuah pernyataan, ketiga anggota parlemen tersebut mengutuk tarif terhadap India karena membahayakan lapangan kerja dan inovasi.

“Perekonomian Carolina Utara sangat terhubung dengan India melalui perdagangan, investasi, dan komunitas India-Amerika yang dinamis,” kata Anggota Kongres Ross, seraya menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan India telah menginvestasikan lebih dari satu miliar dolar di negara bagian tersebut dan membantu menciptakan ribuan lapangan kerja. “Ketika Trump mengacaukan hubungan ini dengan tarif ilegal, dia mengancam lapangan kerja, inovasi, dan daya saing jangka panjang kita di North Carolina,” tambah Ross.

Anggota Kongres Vesey, yang mewakili sebuah distrik di Texas Utara, menambahkan bahwa “tarif ilegal” di India berfungsi sebagai pajak bagi penduduk di wilayah tersebut yang sudah berjuang dengan keterjangkauan. Anggota Kongres Illinois Raja Krishnamoorthy, yang juga meluncurkan kampanyenya untuk mendapatkan kursi Senat AS, mengatakan tarif terhadap India adalah bagian dari “strategi tarif yang tidak bertanggung jawab” yang “melemahkan kemitraan penting.”

Resolusi tersebut melengkapi upaya legislatif sebelumnya untuk menekan pemerintahan Trump agar meningkatkan hubungan dengan India. Pada bulan Oktober, 19 anggota Kongres mengirim surat kepada Presiden Trump yang mendesaknya untuk memperbaiki hubungan yang tegang antara New Delhi dan Washington. Para anggota menekankan bahwa tarif 50 persen terhadap India akan merugikan konsumen dan produsen Amerika, serta hubungan AS-India.

Kemudian pada bulan November, sekitar dua lusin anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Republik memperkenalkan sebuah resolusi di Dewan Perwakilan Rakyat yang bertujuan untuk memperkuat hubungan AS-India. Resolusi tersebut, yang diperkenalkan oleh anggota Kongres India-Amerika Amy Bera, menyerukan kerja sama yang lebih besar dalam Quad, hubungan pertahanan, teknologi, dan perdagangan yang lebih erat.

Saya pikir sangat penting bagi Kongres, secara bipartisan, untuk membuat pernyataan bahwa anggota Kongres, Partai Demokrat dan Republik, terus menganggap hubungan AS-India sebagai salah satu hubungan yang paling penting,” kata Anggota Kongres Bera dalam percakapan eksklusif dengan HT saat itu.

HT sebelumnya melaporkan bahwa senator AS secara pribadi menekan Perwakilan Dagang Jamison Greer mengenai status perjanjian perdagangan AS-India. Senator Demokrat Mark Warner serta Senator Republik Steve Daines mempertanyakan Greer dalam sidang tertutup yang diadakan di hadapan Komite Keuangan Senat.

Anggota Partai Demokrat di kedua majelis Kongres menambahkan bahwa penghapusan tarif pemerintahan Trump terhadap India adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghapus wewenang legislatif atas perdagangan dari presiden AS.

Tautan Sumber