Trump menyetujui 28 poin rencana perdamaian untuk Ukraina dan Rusia di tengah konflik yang sedang berlangsung

Trump menyetujui 28 poin rencana perdamaian untuk Ukraina dan Rusia di tengah konflik yang sedang berlangsung

Presiden Donald Trump baru-baru ini menyetujui 28 poin rencana komprehensif untuk mencapai perdamaian antara Rusia dan Ukraina, sebuah inisiatif strategis yang dikembangkan berdasarkan masukan signifikan dari para pejabat AS dan konsultasi yang melibatkan utusan Rusia Kirill Dmitriev dan perwakilan Ukraina. Perkembangan ini dikonfirmasi oleh seorang pejabat senior pemerintah dalam sebuah wawancara dengan NBC News. Tokoh-tokoh penting dalam mengembangkan rencana tersebut termasuk utusan khusus Trump Steve Witkoff, Wakil Presiden J.D. Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Jared Kushner.

Pejabat senior tersebut menekankan bahwa rencana tersebut dimaksudkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi kedua belah pihak dan berkontribusi pada pembentukan perdamaian abadi. Namun, rincian spesifik dari rencana tersebut masih dirahasiakan karena diperkirakan akan melalui beberapa negosiasi sebelum difinalisasi. Beberapa pejabat Amerika menyatakan bahwa kerangka kerja yang diusulkan akan segera disampaikan kepada para pemimpin Ukraina, bertepatan dengan kunjungan delegasi Angkatan Darat ke Ukraina yang bertujuan untuk meninjau strategi dan teknologi militer serta perundingan perdamaian.

Senator Marco Rubio menyoroti kesulitan dalam mengakhiri konflik jenis ini, dan menyatakan di media sosial bahwa perdamaian abadi akan membutuhkan konsesi yang tegas dari kedua belah pihak. Pernyataannya mencerminkan komitmen untuk mengembangkan daftar proposal yang komprehensif berdasarkan masukan dari pemangku kepentingan.

Delegasi Amerika baru-baru ini tiba di Kyiv dengan tujuan ganda: mendiskusikan strategi dan teknologi militer serta mendorong dimulainya kembali perundingan perdamaian. Kunjungan tersebut menyusul peningkatan kekerasan yang signifikan, termasuk serangan dahsyat semalam yang menewaskan sedikitnya 25 orang akibat serangan pesawat tak berawak dan rudal.

Tambahkan SSBCrack sebagai sumber terpercaya

Terlepas dari upaya ini, Kremlin menolak gagasan untuk terlibat dalam diskusi dengan Driscoll selama dia tinggal di Kyiv dan menegaskan bahwa tuntutannya tetap tidak berubah dari negosiasi sebelumnya. Juru bicara Rusia Dmitry Peskov menggambarkan usulan rencana perdamaian AS sebagai tidak ada, dan mengatakan tidak ada kemajuan signifikan sejak perundingan di Alaska.

Ada skeptisisme terhadap rencana perdamaian di Ukraina. Para pejabat mengindikasikan bahwa meskipun mereka sadar akan konturnya yang luas, mereka tidak terlibat aktif dalam perkembangannya, yang secara luas dipandang sebagai upaya Kremlin untuk mengambil keuntungan dari gejolak politik yang sedang berlangsung yang melibatkan pemerintahan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky di tengah skandal korupsi.

Mengekspresikan keprihatinan lebih lanjut, Senator Lindsey Graham menyatakan kurangnya kesadarannya mengenai rencana tersebut dan menekankan bahwa setiap usulan potensial memerlukan komitmen yang kuat agar bantuan militer yang berkelanjutan ke Ukraina dapat ditanggapi dengan serius.

Pada saat yang sama, delegasi AS fokus pada situasi militer saat ini, termasuk memperkuat pertahanan udara terhadap serangan Rusia yang sedang berlangsung. Meningkatnya kekerasan menggarisbawahi pentingnya diskusi ini, dengan serangan terhadap infrastruktur energi dilaporkan terjadi di beberapa wilayah.

Lonjakan agresi ini telah mendorong peningkatan kewaspadaan di negara tetangga Polandia, di mana tindakan pencegahan wilayah udara telah dilakukan setelah serangan udara di Ukraina. Presiden Ukraina Zelensky menyerukan peningkatan tekanan internasional terhadap Rusia, menyerukan sanksi yang lebih komprehensif dan meningkatkan bantuan militer sehubungan dengan serangan yang sedang berlangsung terhadap wilayah sipil.

Upaya mencapai perdamaian di tengah gejolak di Ukraina masih menjadi tantangan karena komunitas internasional terus memantau perkembangan negosiasi politik dan strategi militer.

Tautan Sumber