Pembuat kapal Turki Dearsan menandai tonggak penting dalam perjanjian produksinya dengan Angkatan Laut Qatar dengan secara resmi meluncurkan kapal pertama dari dua kapal Fast Attack Craft (FAC) 50. Peristiwa ini mewakili kemajuan penting dalam proyek yang dimulai pada tahun 2024 ketika kapal pertama diluncurkan di galangan kapal Istanbul Dearsan pada pertengahan November, hanya setahun setelah peletakan lunas.
Pembangunan ini tidak hanya menandai peralihan ke tahap penyelesaian, namun juga menyoroti efisiensi operasional perusahaan: pengerjaan gedung kedua dilaporkan sesuai jadwal. Setelah protokol yang diperlukan telah diselesaikan, kapal utama akan menjalani serangkaian uji coba laut di perairan Turki, dan uji coba selanjutnya akan dilakukan di Qatar. Kapal pertama diharapkan mulai beroperasi sekitar tahun 2027, sedangkan kapal kedua akan dikirimkan sekitar dua bulan setelah kapal pertama.
Setelah ditugaskan, kapal FAC 50 siap untuk secara signifikan meningkatkan kemampuan angkatan laut Qatar di wilayah maritim penting termasuk Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Arab. Inisiatif ini mendukung upaya Qatar yang lebih luas untuk memperkuat postur keamanan maritimnya di tengah meningkatnya persaingan regional dan meningkatnya seruan untuk kehadiran angkatan laut yang lebih kuat.
Desain FAC 50 adalah model lanjutan dari kapal serang cepat Dearsan sepanjang 43 meter sebelumnya, yang dimodifikasi menjadi panjang 51 meter untuk mengintegrasikan sistem tempur tambahan atas permintaan otoritas Qatar. Kapal-kapal ini dirancang khusus untuk operasi intensitas tinggi di lingkungan pesisir dan laut lepas, memberikan peningkatan kemampuan untuk peperangan permukaan, pertahanan udara, dan melawan ancaman asimetris.
Dilengkapi dengan rangkaian senjata modern, FAC 50 memiliki daya tembak yang signifikan, termasuk rudal anti-kapal Roketsan ÇAKIR, rudal permukaan-ke-udara Roketsan Sungur, senjata utama Leonardo 40 mm, stasiun senjata jarak jauh Aselsan STAMP, dan senapan mesin pendukung 12,7 mm. Sistem propulsi kapal, dilengkapi dengan tiga mesin diesel, memungkinkannya mencapai kecepatan lebih dari 36 knot (67 kilometer atau 41 mil per jam) dan menampung hingga 30 personel di dalamnya.
Ketika Qatar terus berupaya memperkuat kemampuan pertahanannya, program FAC 50 menyoroti kemitraan strategis antara Turki dan Qatar di bidang pertahanan dan operasi angkatan laut, yang selanjutnya mendorong kerja sama keamanan regional.