Kabarperistiwa.com – Sosok Ariel Tatum yang terkenal sebagai artis cantik dengan kulitnya yang eksotik ternyata sempat mengalami depresi parah setelah menerima banyak hujatan dari warganet.

Karena Hujatan itulah Ariel Tatum pernah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri. ia secara terang-terangan mengaku pernah mengalami sejumlah masalah kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, hingga berpikir untuk bunuh diri.

Aktris 25 tahun itu, melakukan percobaan bunuh diri, mulai dari minum banyak pil obat hingga menyewa jasa pembunuh.

 

Baca: Bibir Ariel Tatum Makin Tebal dan Seksi, Jessica Iskandar: Apakah itu Operasi Plastik?

Ariel Tatum Pernah Depresi

Memiliki paras cantik dan karier yang bagus ternyata tidak membuat artis cantik bernama lengkap Ariel Dewinta Ayu Sekarini itu,terhindar dari bullyan. Ia bahkan secara tersang-terangan menyebut memiliki gangguan mental ‘Kepribadian ambang’ sejak umur 13 tahun.

“Gue sadar ada pikiran yang seharusnya nggak ada. Sampai gue melakukan apa yang seharusnya nggak gue lakukan, gue coba bilang ke orang tua kayanya gue butuh bantuan profesional,” ungkap Ariel.

Ariel Tatum Pernah Depresi
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

Baca: Viral! Ariel Tatum Mengaku Pernah Pacari Seorang Biseksual, Ternyata Sainganku Laki-Laki!

Ariel mengatakan bahwa langkah awal untuk memulihkan kondisi mentalnya adalah dengan membangun kesadaran bahwa mencari bantuan profesional bukanlah hal yang tabu dan memalukan.

“Everyone’s journey towards mental health itu very unique dan personal. Itulah pentingnya kenapa ketika lo merasa ada sesuatu yang nggak sewajarnya dilakukan atau rasakan, itu pentingnya orang punya kesadaran untuk nggak malu mencari bantuan profesional,” jelasnya.

Bertahun-tahun Mengonsumsi Obat-obatan

Mengalami depresi selama bertahun-tahun bukan hal yang mudah bagi seorang Ariel. Ia  mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun ia harus mengonsumsi obat-obatan untuk membuatnya pulih dari gangguan mental.

Selain obat, upaya yang ia lakukan untuk mengatasi gangguan mental adalah meditasi. Ia berujar bahwa melakukan meditasi dan terapi dari profesional dapat membantunya menjadi lebih baik dalam mengontrol diri.

Bertahun-tahun Mengonsumsi Obat-obatan
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

“Karena gue dulu orangnya anxiety sangat tinggi, I was depressed, i was suicidal, jadi itu sangat membantu,” ujarnya.

“I know how to handle my self better. Jadi, sebelum gue meledak, gue sudah tau gimana cara menyiasati itu semua biar terjadinya nggak sehancur berantakan itu, kasarnya,” pungkasnya.

Share.