CERITA: Pada Senin (1 Desember), armada Airbus kembali beroperasi normal.Hal ini terjadi setelah pembuat pesawat Eropa melakukan perubahan perangkat lunak drastis lebih cepat dari yang diperkirakan.Lusinan maskapai penerbangan dari Asia hingga Amerika mengatakan mereka melakukan peningkatan perangkat lunak instan yang ditugaskan oleh Airbus dan diamanatkan oleh regulator global.Hal ini menyusul ditemukannya kerentanan jilatan api matahari pada insiden udara baru-baru ini pada JetBlue A320.Airbus mengatakan pada hari Senin bahwa sebagian besar dari sekitar 6.000 pesawat keluarga A320 yang terkena dampak peringatan keselamatan telah diganti.Dengan kurang dari 100 jet yang masih membutuhkan perbaikan.Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menarik kembali sekitar setengah armada A320 terjadi tak lama setelah kemungkinan adanya kaitan namun belum terbukti dengan ketinggian rendah pesawat JetBlue muncul akhir pekan lalu.Saham Airbus turun lebih dari 3% pada awal perdagangan di Paris.Setelah berdiskusi dengan regulator, Airbus mengeluarkan peringatan setebal 8 halaman kepada ratusan operator pada hari Jumat.Dia sebenarnya memerintahkan pendaratan sementara, memerintahkan perbaikan sebelum penerbangan berikutnya.Seorang teknisi diterbangkan dari Roma ke Istanbul untuk mengganti komponen dan melakukan pembaruan perangkat lunak pada pesawat kepausan yang akan terbang bersama Paus ke Beirut.Instruksi ini dianggap sebagai penarikan darurat paling ekstensif dalam sejarah perusahaan.Masih ada pertanyaan mengenai jet keluarga A320 yang umumnya lebih tua yang memerlukan komputer baru dan bukan sekadar pengaturan ulang perangkat lunak.