New Delhi (India), 26 November (ANI): India merayakan Hari Konstitusi pada hari Rabu ketika badan-badan konstitusional utama dan para menteri Persatuan mendesak warganya untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar yang mengatur demokrasi terbesar di dunia.
Saat memimpin peringatan tersebut, Perdana Menteri Narendra Modi menekankan pentingnya keberlanjutan cita-cita Konstitusi. Dia mengatakan pandangan ke depan para pencipta terus menginspirasi langkah bangsa menuju Vixit Bharat. Menekankan bahwa Konstitusi mendukung martabat manusia, kesetaraan dan kebebasan, Perdana Menteri mengingatkan warga negara bahwa selain hak terdapat kewajiban yang memperkuat demokrasi. Dia mendesak negara untuk menegaskan kembali tekadnya untuk melindungi dan memajukan nilai-nilai konstitusi.
Baca juga | Hasil Kolkata Fatafat Hari Ini 26 November 2025: Nomor pemenang Kolkata FF Live dirilis, ketahui kapan dan di mana memeriksa tabel hasil togel jenis Satta Matka.
Menteri Dalam Negeri Amit Shah dalam pesannya mengucapkan selamat kepada Dr. BR Ambedkar, Dr. Rajendra Prasad dan setiap anggota Majelis Konstituante. Menggambarkan Konstitusi sebagai dokumen yang memberikan kesempatan yang sama dan kehidupan yang bermartabat bagi semua orang, Shah mengatakan konstitusi tersebut membuka jalan yang kokoh bagi pembangunan nasional. Ia juga mencatat bahwa perayaan Hari Konstitusi, yang diprakarsai oleh Perdana Menteri Modi, membantu memperdalam kesadaran masyarakat akan prinsip-prinsip demokrasi.
Menteri Kehakiman Arjun Ram Meghwal menyampaikan “salam tulus” kepada bangsa dan memberikan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang menyusun Konstitusi dalam semangat kesetaraan, persaudaraan, dan mengangkat orang terakhir. Dia meminta warga untuk menegaskan kesediaannya untuk berperilaku sesuai dengan Konstitusi.
Baca juga | Hasil Shillong Teer Hari Ini 26 November 2025: Periksa nomor pemenang, tabel hasil langsung untuk Shillong Morning Teer, Shillong Night Teer, Khanapara Teer, Juwai Teer dan Jowai Ladrymbai.
Hari Konstitusi, atau Samvidhan Diwas, dirayakan setiap tahun pada tanggal 26 November untuk memperingati penerapan Konstitusi India pada tahun 1949. Dokumen tersebut mulai berlaku pada tanggal 26 Januari 1950, menyelesaikan transisi India menjadi republik dan meletakkan dasar bagi pemerintahan demokratisnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Narendra Modi akan mengikuti perayaan Hari Konstitusi di aula tengah Samvidhana Sadan sekitar pukul 11 pagi hari ini. Tahun ini menandai peringatan 76 tahun penerapan konstitusi negara tersebut.
Perayaan tersebut akan dihadiri antara lain oleh Presiden Dropadi Murmu, Wakil Presiden CP Radhakrishnan, Ketua Lok Sabha Om Birla, Anggota Parlemen dari kedua DPR, menurut rilis PMO.
Dalam acara tersebut, Presiden akan memimpin pembacaan Pembukaan Konstitusi India. Selain itu, versi terjemahan Konstitusi India akan dirilis dalam sembilan bahasa, termasuk Malayalam, Marathi, Nepal, Punjabi, Bodo, Kashmiri, Telugu, Odia dan Assam, katanya.
Sebuah buku peringatan ‘Seni dan Kaligrafi dalam Konstitusi India’ juga akan dirilis selama program berlangsung. (ANI)
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan di seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul di postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)