Raisen (Madhya Pradesh) (India), 26 November (ANI): Ratusan penduduk setempat melancarkan protes besar-besaran di distrik Raisen, Madhya Pradesh pada hari Rabu atas pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia enam tahun dan menuntut penangkapan segera terhadap tersangka.
Menurut polisi, kejadian itu terjadi pada 21 November di kawasan kantor polisi Gauharganj, saat anak di bawah umur itu sedang bermain di luar rumahnya. Terdakwa bernama Salman Khan (nama samaran Nazar) membujuknya dengan coklat, membawanya ke hutan dan memperkosanya.
Baca juga | ‘Muslim tidak memilih BJP’: Rajiv Chandrasekhar tentang kurangnya menteri Muslim di pusat.
Gadis itu ditemukan di hutan terdekat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Obaidullaganj, di mana dokter mengkonfirmasi pemerkosaan tersebut. Dia dirujuk ke Bhopal AIIMS. Berdasarkan fakta tersebut, polisi membuka kasus pidana dan mulai mencari penyusup.
Kami ingin keadilan bagi korban. Kami ingin terdakwa dihukum. Kami berkumpul di sini untuk menuntut keadilan bagi anak di bawah umur, kata seorang warga setempat kepada ANI.
Baca juga | Tragedi di Bihar: Seorang insinyur dari Andhra Pradesh meninggal setelah sebuah gerbang runtuh di Kompleks Olahraga Patliputra di Patna.
Sebelumnya pada tanggal 23 November, masyarakat melakukan protes dan memblokir Jalan Raya Nasional 46 di Gauharganj dan Obaidullaganj karena terdakwa tidak ditangkap. Pedagang lokal menutup toko mereka sebagai protes.
Menteri Persatuan Shivraj Singh Chouhan mengunjungi AIIMS Bhopal pada tanggal 24 November untuk menanyakan kondisi kesehatan anak di bawah umur dan meyakinkan keluarga akan keadilan.
Ketua Menteri Mohan Yadav mengambil sikap tegas dalam masalah ini dan Inspektur Polisi (SP) Raisen dikirim ke markas polisi.
Korban sedang menjalani perawatan di AIIMS Bhopal dan kondisinya dilaporkan stabil.
Presiden Kongres Negara Bagian Jitu Patwari juga bertemu dengan keluarga korban di Bhopal AIIMS pada hari Rabu dan menanyakan tentang kesehatan anak di bawah umur tersebut.
“Ini adalah kejadian yang sangat disayangkan dan tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Polisi harus menangkap tersangka sesegera mungkin dan mengambil tindakan tegas terhadapnya. Saya telah berbicara dengan dokter dan orang tuanya. Pemerintah harus segera mengambil tindakan,” kata Patwari kepada wartawan.
Kolektor Raisen Tanmay Sharma mengatakan polisi sedang mencari tersangka.
“Beberapa kru telah dikerahkan ke lokasi yang memungkinkan dan tersangka akan kami tangkap dalam waktu dekat. Korban sudah keluar dari unit perawatan intensif, dia mendapat bantuan yang sesuai,” ujarnya. (ANI)
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan di seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul di postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)