Empat orang tewas setelah perahu kayu yang diyakini membawa migran ke AS terbalik di San Diego

Empat orang tewas setelah perahu kayu yang diyakini membawa migran ke AS terbalik di San Diego

Sebuah perahu kayu yang diyakini mengangkut migran ke Amerika Serikat terbalik di lautan badai dekat San Diego, menewaskan sedikitnya empat orang dan membuat empat orang dirawat di rumah sakit, kata Penjaga Pantai pada Sabtu.

Patroli Perbatasan AS menemukan kapal itu tengah berselancar di lepas pantai Imperial Beach pada Jumat malam. Enam orang ditemukan di pantai sesaat sebelum tengah malam, satu di antaranya dinyatakan meninggal dan satu lagi berhasil diselamatkan setelah ditemukan di bawah perahu.

Sekitar dua jam kemudian, pihak berwenang menerima laporan adanya seseorang di dalam air dekat Dermaga Imperial Beach. Kru Penjaga Pantai merespons dan menemukan tiga orang tewas di laut.

Pada hari Sabtu, Penjaga Pantai mengatakan pihaknya terus mencari orang lain yang mungkin berada di kapal tersebut.

Beberapa orang yang selamat mengklaim kewarganegaraan Meksiko, sementara yang lainnya masih belum teridentifikasi, kata badan tersebut. Satu orang dipindahkan ke Departemen Keamanan Dalam Negeri.

“Kru dan lembaga mitra kami segera merespons, namun kasus ini menunjukkan risiko serius bagi alien yang mencoba memasuki Amerika Serikat melalui laut dengan kapal yang tidak stabil,” kata Kapten Penjaga Pantai Robert Tucker, komandan Sektor San Diego.

Sistem badai dahsyat menghantam California selatan pada akhir pekan, memicu peringatan banjir bandang dan tanah longsor. Kapal tersebut adalah pangu, kapal penangkap ikan terbuka bermesin tunggal atau ganda, yang juga sering digunakan para penyelundup.

Para migran semakin beralih ke alternatif berisiko yang ditawarkan oleh para penyelundup dengan melakukan perjalanan melalui laut untuk menghindari perbatasan darat yang dijaga ketat, termasuk di lepas pantai Kalifornia. Pangas meninggalkan Meksiko di tengah malam dan terkadang melakukan perjalanan ratusan mil (kilometer) ke utara.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa insiden kapal migran terbalik dalam perjalanan menuju California.

Pada bulan Mei, setidaknya tiga orang tewas ketika panga terdampar di pantai sekitar 56 km sebelah utara perbatasan AS-Meksiko.

Pada tahun 2023, delapan orang tewas ketika dua kapal penyelundup migran mendekati pantai San Diego dalam kabut tebal dan satu kapal terbalik saat ombak. Ini adalah salah satu kasus penyelundupan maritim paling mematikan di perairan lepas pantai AS.

Pada tahun 2022, seorang hakim federal menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada seorang pria San Diego karena mengemudikan sebuah kapal kecil yang berisi 32 migran yang pecah saat ombak besar di lepas pantai, menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari dua lusin orang.

Menurut Badan Migrasi PBB, hampir 9.000 orang di seluruh dunia tewas saat mencoba melintasi perbatasan tahun lalu. Jumlah korban tewas mencatatkan rekor selama lima tahun berturut-turut.

Menurut Proyek PBB tentang Migran Hilang, jumlah korban tewas dan hilang di Mediterania tengah antara tahun 2014 dan 2024 mencapai lebih dari 24.506 orang, banyak di antaranya hilang di laut. Proyek ini mengatakan jumlahnya mungkin lebih tinggi karena banyak kematian yang tidak dilaporkan.

Tautan Sumber