Hampir 350 pesawat jatuh di India karena kecelakaan Airbus A320: Apa yang dikatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Hampir 350 pesawat jatuh di India karena kecelakaan Airbus A320: Apa yang dikatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Arahan Airbus untuk melakukan perbaikan perangkat lunak besar-besaran pada armada A320-nya telah mengganggu aktivitas penerbangan global, yang menyebabkan pembatalan dan penundaan bagi beberapa maskapai penerbangan. Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) juga telah merilis informasi baru tentang bagaimana arahan Airbus berdampak pada penerbangan di negara tersebut.

Sebuah pesawat maskapai penerbangan India IndiGo lepas landas saat matahari terbenam di Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru. (AFP)

Pihak berwenang telah mengidentifikasi 338 pesawat keluarga A320 di India, lebih dari setengahnya, atau 55%, telah menjalani pembaruan perangkat lunak kontrol penerbangan, kata Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Dalam pernyataan sebelumnya, regulator penerbangan mengatakan bahwa Petunjuk Kelaikan Udara telah dikeluarkan untuk semua maskapai penerbangan India untuk melakukan pembaruan perangkat lunak yang diperlukan. Berdasarkan Airbus AOT dan EASA Emergency AD, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengeluarkan modifikasi wajib pada tanggal 29 November yang mengatur tindakan wajib yang diperlukan untuk melanjutkan pengoperasian pesawat yang aman, kata regulator.

Berapa banyak penerbangan yang terpengaruh di India?

Di India, armada A320, varian A320ceo dan neo, serta model A321ceo dan neo dioperasikan oleh maskapai besar seperti IndiGo, Air India Express, dan Air India.

Menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, HT melaporkan bahwa 200 pesawat IndiGo, 113 Air India dan 25 pesawat Air India Express terkena dampaknya menyusul arahan patch perangkat lunak dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA). Seperti dilansir kantor berita PTI, 113 pesawat IndiGo, 42 Air India, dan empat pesawat Air India Express menjalani modernisasi.

Patch perangkat lunak tersebut dilaporkan sedang diluncurkan di pangkalan maskapai penerbangan di Delhi, Bengaluru, Mumbai, Chennai, Hyderabad, Ahmedabad dan Kolkata.

Apa yang diberitahukan kepada penumpang maskapai tersebut

Sebelumnya hari ini, Air India dan IndiGo mengeluarkan panduan kepada penumpang untuk memperingatkan mereka tentang kemungkinan penundaan dan perubahan jadwal penerbangan karena kesalahan A320 dan Petunjuk Kelaikan Udara Darurat (AD) saat ini.

Air India mengatakan perbaikan tersebut akan melibatkan “konfigurasi ulang perangkat lunak/perangkat keras” pada beberapa armadanya, sementara IndiGo mengatakan pihaknya sedang “menyelesaikan awal” peningkatan wajib.

Arahan tersebut muncul setelah insiden pada penerbangan JetBlue dari Cancun ke Newark pada 30 Oktober, di mana sebuah Airbus A320 terjatuh tak terkendali dan melukai beberapa penumpang.

Penilaian awal yang dilakukan Airbus kemudian menunjukkan kemungkinan kerusakan pada sistem kontrol penerbangan Elevator Aileron Computer (ELAC) sebagai penyebabnya.

Tautan Sumber