Sindh, 15 November : ASetidaknya empat orang tewas dan enam lainnya terluka dalam ledakan di pabrik kembang api ilegal di Hyderabad, Pakistan, Dawn News melaporkan, mengutip para pejabat. “Sebuah ledakan besar dilaporkan di sebuah pabrik pembuatan petasan di tepi sungai Lagari Goth, di luar Kantor Polisi B Latifabad,” kata para pejabat, seraya menambahkan bahwa kebakaran kemudian terjadi di pabrik tersebut. Ledakan Gujarat: Dua pekerja tewas, 20 terluka setelah boiler meledak di pabrik farmasi di Bharuch.
Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Universitas Liaquat mengatakan kepada Dawn: “Satu (jenazah) diterima di unit luka bakar. Enam orang yang terluka juga dipindahkan ke bagian luka bakar dengan luka bakar sedang dan parah.” Dokter lain dari bangsal luka bakar mengatakan kepada Dawn bahwa dua dari enam orang tersebut menderita luka bakar “hampir 100 persen”. Petugas Forensik Medis Dr Mohammed Hussain mengatakan kepada Dawn bahwa dua jenazah pria tak dikenal dibawa ke kamar mayat, sementara Asisten Inspektur Medis Dr Mujeeb Kalwar mengatakan jenazah lain yang terbakar habis dibawa ke bangsal luka bakar. Ledakan pabrik kerupuk di Lucknow: 7 tewas, beberapa terluka dalam ledakan pabrik kerupuk di Uttar Pradesh; Penyelamatan sedang berlangsung (tonton videonya).
Menurut Dawn, Asisten Komisaris Latifabad mengatakan bahwa dia sendiri yang mengamati operasi tersebut dan menambahkan bahwa kembang api tersebut diproduksi secara ilegal di dalam rumah tanpa izin. Inspektur Polisi Senior (SSP) Hyderabad Adeel Chandio mengatakan kepada Dawn bahwa rincian izin pabrik sedang diverifikasi dan menambahkan bahwa polisi sedang menyelidiki kepemilikan pabrik tersebut. Seperti yang dilaporkan Svitanok, tim penyelamat kebakaran dikirim ke lokasi kejadian bersama dengan ambulans dan truk pemadam kebakaran. Pesan tersebut menambahkan bahwa badan tersebut saat ini sedang melakukan operasi penyelamatan darurat dan pemadaman kebakaran. Menteri Dalam Negeri Sindh Ziaul Hasan Lanjar memperhatikan insiden tersebut dan meminta laporan rinci.
(Cerita di atas telah diverifikasi dan dibuat oleh staf ANI. ANI adalah kantor berita multi-media terkemuka di Asia Selatan dengan lebih dari 100 biro di India, Asia Selatan, dan di seluruh dunia. ANI menyediakan berita terkini tentang politik dan kejadian terkini di India dan di seluruh dunia, olahraga, kesehatan, kebugaran, hiburan, dan berita. Tampilan yang muncul di postingan di atas tidak mencerminkan pandangan Terkini)