Mahasiswa yang dipukuli di Thane karena tidak bisa berbahasa Marathi, bunuh diri

Mahasiswa yang dipukuli di Thane karena tidak bisa berbahasa Marathi, bunuh diri

Diposting: 20 November 2025, 21:53 IST

Polisi telah mendaftarkan kasus kecelakaan, penyelidikan sedang dilakukan.

Seorang pelajar berusia 19 tahun bunuh diri di Thane, Maharashtra, setelah sekelompok orang diduga menyerangnya di kereta lokal menyusul pertengkaran karena dia tidak bisa berbahasa Marathi, kantor berita PTI dilaporkan pada hari Kamis dengan mengacu pada polisi.

Menurut polisi, mahasiswa tersebut ditemukan tewas di apartemennya pada Selasa malam. (Gambar Milik/PTI)

Menurut polisi, mahasiswa tersebut ditemukan tewas di apartemennya pada Selasa malam.

Asisten Komisaris Polisi Kalyanji Gete mengatakan mahasiswa tersebut berada di kereta lokal menuju kampusnya ketika dugaan penyerangan terjadi antara stasiun Kalyan dan Thane pada Selasa pagi.

Menurut ayah siswa tersebut, penumpang tersebut meminta putranya untuk maju sedikit di dalam kompartemen yang penuh sesak, namun situasi menjadi lebih buruk ketika sang penumpang memarahinya karena tidak berbicara bahasa Marathi, PTI melaporkan.

“Kemudian penumpang tersebut bersama kelima temannya menyerang anak saya secara brutal, memberikan pukulan bertubi-tubi…” ujarnya.

Menurut polisi, almarhum kembali dari kampus lebih awal dan memberi tahu ayahnya tentang penyerangan tersebut melalui telepon.

“Dia memberi tahu ayahnya tentang kejadian tersebut melalui ponselnya dan sang ayah dapat merasakan ketakutan dan ketegangan dalam suaranya. Ketika dia pulang kerja larut malam, dia menemukan pintu terkunci. Dia mendobrak pintu dengan bantuan tetangga dan menemukan putranya (meninggal)…” kata pejabat itu, PTI melaporkan.

Goethe mengatakan ayah remaja tersebut telah mengajukan pengaduan, mengklaim putranya meninggal karena bunuh diri, dengan alasan tekanan mental akibat pemukulan tersebut. Polisi mencatat fakta kematian akibat kecelakaan, penyelidikan masih berlangsung.

Beberapa orang mungkin termotivasi oleh diskusi tentang bunuh diri. Namun, bunuh diri bisa dicegah. Beberapa hotline pencegahan bunuh diri utama di India adalah 011-23389090 dari Sumaitri (Delhi) dan 044-24640050 dari Sneha Foundation (Chennai).

Tautan Sumber