Pemenang Piala Dunia 1983 dari India terjebak di bandara Mumbai selama ’12 jam’ saat kecelakaan Indigo: ‘Rasanya seperti pasar ikan’

Pemenang Piala Dunia 1983 dari India terjebak di bandara Mumbai selama ’12 jam’ saat kecelakaan Indigo: ‘Rasanya seperti pasar ikan’

Mantan olahragawan India Madan Lal, yang juga merupakan bagian dari tim pemenang Piala Dunia 1983, terjebak di “bandara Mumbai selama 12 jam” di tengah krisis Indigo yang sedang berlangsung. Maskapai ini menghadapi pengawasan ketat dan kritik setelah ribuan penumpang di negara tersebut terdampar akibat gangguan penerbangan yang terus-menerus. Perlu dicatat bahwa krisis skala penuh terjadi setelah diberlakukannya aturan baru untuk liburan pilot.

Madan Lal terjebak di Mumbai di tengah krisis Indigo yang sedang berlangsung (HT_PRINT)

Sesuai dengan peraturan resmi, waktu istirahat mingguan wajib ditetapkan selama 48 jam, 12 jam lebih lama dari sebelumnya. Pendaratan malam juga dibatasi dua kali seminggu.

Di tengah krisis yang sedang berlangsung, Madan Lal melalui media sosial mengatakan bahwa bandara itu seperti “pasar ikan” dan juga mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang peduli terhadap masyarakatnya.

“Penerbangan saya dari Mumbai tertunda selama 12 jam. Tidak ada perawatan tubuh bagi orang-orang di negara kami. Bandara itu seperti pasar ikan,” tulis Lal di X (sebelumnya Twitter).

Sebelumnya, IndiGo juga mengakui adanya “kesenjangan penilaian dan perencanaan” dalam upayanya menyesuaikan diri dengan aturan. Maskapai penerbangan terbesar India membatalkan lebih dari 1.000 penerbangan pada hari Jumat, memicu kemarahan penumpang di berbagai bandara di seluruh negeri.

Pada hari Jumat, maskapai ini membatalkan penerbangan dari beberapa bandara tersibuk di India, termasuk Delhi, Chennai, Mumbai, Bengaluru, dan Hyderabad. Maskapai ini telah membatalkan sekitar 1.600 penerbangan sejak Selasa, ketika krisis ini mulai terlihat oleh publik.

Kapan situasi akan kembali normal?

CEO IndiGo Peter Elbers memperkirakan situasi akan kembali normal antara tanggal 10 dan 15 Desember. “Saya memahami bahwa gangguan ini telah menyebabkan ketidaknyamanan yang besar bagi pelanggan kami dan menggoyahkan kepercayaan mereka terhadap keandalan IndiGo, yang telah dibangun dengan cermat selama 19 tahun terakhir,” ujarnya melalui pesan video.

Dia juga mengatakan bahwa maskapai tersebut memperkirakan jumlah pembatalan pada hari Sabtu akan turun menjadi 1.000. “Oleh karena itu, kami memutuskan hari ini untuk memulai kembali semua sistem dan jadwal kami, yang telah menghasilkan jumlah pembatalan tertinggi hingga saat ini, namun hal ini mutlak diperlukan untuk perbaikan bertahap mulai besok,” katanya.

Tautan Sumber