PM Modi, Anggota Parlemen memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang tewas dalam serangan Parlemen tahun 2001

PM Modi, Anggota Parlemen memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang tewas dalam serangan Parlemen tahun 2001

New Delhi: Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Sabtu memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang mengorbankan hidup mereka selama serangan Parlemen tahun 2001.

Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Sabtu memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang mengorbankan hidup mereka selama serangan Parlemen tahun 2001. (PTI)

Wakil Presiden Radhakrishnan, Pemimpin Oposisi (LoP) Lok Sabha Rahul Gandhi, Ketua Partai Parlemen Kongres Sonia Gandhi, Menteri Urusan Parlemen Persatuan Kiren Rijiju dan anggota parlemen senior lainnya juga memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang menyerahkan nyawa mereka dalam serangan Parlemen tahun 2001.

Penghormatan diberikan oleh Aliansi Demokratik Nasional (NDA) dan para pemimpin oposisi.

Penghormatan diberikan oleh Aliansi Demokratik Nasional (NDA) dan para pemimpin oposisi. (PTI)
Penghormatan diberikan oleh Aliansi Demokratik Nasional (NDA) dan para pemimpin oposisi. (PTI)

Sebelumnya pada hari itu, Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath memberikan penghormatan kepada personel keamanan yang menyerahkan nyawa mereka dalam serangan Parlemen, dengan mengatakan bahwa negaranya akan selalu mengingat pengorbanan mereka.

Dalam sebuah postingan, Perdana Menteri Yogi Adityanath mengatakan, “‘Kuil Demokrasi’, gedung Parlemen India, menjadi saksi serangan teroris pengecut pada hari ini di tahun 2001, yang merupakan serangan brutal terhadap kedaulatan, martabat dan kekuasaan rakyat. Kepada para pahlawan abadi yang menyerahkan nyawa mereka dalam insiden mengerikan ini untuk melindungi martabat rakyat. Parlemen dan negara akan selamanya berterima kasih kepada mereka.”

Menteri Serikat Pekerja Nitin Gadkari juga memberikan penghormatan kepada mereka yang telah melakukan pengorbanan terbesar bagi negara dengan melindungi Parlemen India selama serangan teror yang mengerikan tersebut. “Saya salut kepada para pahlawan yang menyerahkan nyawanya pada 13 Desember 2001 untuk melindungi kuil demokrasi saat terjadi serangan teroris di gedung Parlemen. Pengorbanan mereka untuk membela negara akan selalu dikenang.” kata Gadkari.

Kepolisian Cadangan Pusat juga memberikan penghormatan kepada Polisi Kamlesh Kumari dari Batalyon 88 pada peringatan serangan teror tahun 2001 terhadap Parlemen, mengenang keberanian dan pengorbanannya.

“Penghormatan kepada Para Pemberani… Pada tanggal 13 Desember 2001, selama serangan teroris terhadap Parlemen di Delhi, Polisi Kamlesh Kumari dari Batalyon 88 #CRPF menunjukkan keberanian yang tak tergoyahkan dan keberanian yang tak tertandingi dengan mengejar para teroris di tengah baku tembak dan terus memberikan informasi tentang aktivitas mereka kepada rekan-rekan perwiranya.” Pesan CRPF X dibaca.

“Karena tindakannya yang berani, kelima teroris berhasil dilumpuhkan. Dia terluka parah dalam insiden ini dan akhirnya mengorbankan nyawanya di altar tugas. Dia dianugerahi Chakra Ashoka secara anumerta atas keberaniannya yang tak tergoyahkan dan keberaniannya yang luar biasa. ‘Balidani’ yang pemberani mendapat penghormatan abadi #CRPF,” tulis postingan tersebut.

Pada tanggal 13 Desember 2001, lima teroris bersenjata lengkap yang tergabung dalam kelompok teroris Lashkar-e-Taiba (LeT) dan Jaish-e-Mohammed (JeM) menyerbu kompleks Parlemen di New Delhi dan melepaskan tembakan tanpa pandang bulu.

Sekitar 14 orang, termasuk personel dinas keamanan dan satu warga sipil, tewas dalam serangan itu. Serangan itu terjadi sekitar 40 menit setelah kerja parlemen berakhir, dan sekitar 100 anggota parlemen hadir di gedung tersebut.

Lok Sabha pada hari Jumat memberikan penghormatan yang tulus kepada prajurit pemberani dari Dinas Keamanan Parlemen, Polisi Delhi dan CRPF yang melakukan pengorbanan tertinggi saat melindungi Parlemen selama serangan teror 13 Desember 2001.

Ketua DPR Om Birla memimpin DPR dalam memberikan penghormatan.

DPR menegaskan kembali tekadnya yang teguh untuk melindungi persatuan, integritas dan kedaulatan negara sambil tetap teguh dalam perang melawan terorisme.

Tautan Sumber