Dewan Pengawas Kriket di India (BCCI) telah membagikan kabar positif tentang kesehatan Shreyas Iyer setelah wakil kapten ODI India mengalami cedera limpa saat pertandingan final melawan Australia di Sydney pekan lalu. Sekretaris BCCI Devajit Saikia mengatakan pemulihan Iyer lebih cepat dari perkiraan dokter, dan menegaskan bahwa dia dalam kondisi stabil dan telah keluar dari unit perawatan intensif. Bertentangan dengan pemberitaan media pada hari Selasa, ia juga mengklarifikasi bahwa Iyer tidak menjalani operasi melainkan prosedur medis lain untuk menghentikan pendarahan internal.
Insiden itu terjadi pada hari Sabtu di SCG ketika Iyer mencoba menjegal pemain Australia Alex Carey dengan keras dan dalam prosesnya merusak tulang rusuk kirinya, yang menyebabkan dia segera dirawat di rumah sakit.
Berbicara dengan Waktu IndiaSaikia mengatakan Iyer telah membuat kemajuan signifikan dan pulih lebih cepat dari jadwal, menambahkan bahwa pemain berusia 30 tahun itu dapat kembali lebih awal dari biasanya, enam hingga delapan minggu.
Pemulihannya jauh lebih cepat dari perkiraan dokter. Saya terus berkomunikasi dengan Dr. Rizwan (Khan, dokter tim India yang tinggal bersama Iyer untuk membantu perawatannya di rumah sakit Sydney). Biasanya dia membutuhkan waktu enam hingga delapan minggu (untuk pulih sepenuhnya), tetapi Anda bisa mengharapkan kejutan darinya karena dia bisa pulih lebih cepat,” kata Saikia.
“Dokter sangat senang dengan kemajuannya. Dia sudah kembali berfungsi normal (hal biasa). Cederanya sangat parah, tapi dia sudah pulih dan keluar dari bahaya, jadi kemarin dia dipindahkan dari unit perawatan intensif ke bangsal di rumah sakit,” tambah sekretaris dewan.
Cricbuzz telah melaporkan pada hari Selasa bahwa Iyer memerlukan operasi untuk cedera limpa, tetapi Saikia mengklarifikasi bahwa batsman tersebut tidak menjalani operasi melainkan “prosedur lain”.
“Shreyas tidak menjalani operasi tapi menjalani prosedur yang berbeda, itulah sebabnya dia cepat sembuh,” kata Saikia.
Seorang sumber mengatakan kepada harian National bahwa operasi itu dilakukan untuk menghentikan pendarahan internal. “Biasanya rawat inap di rumah sakit untuk cedera ini adalah tujuh hingga 10 hari, jadi Iyer kemungkinan besar akan tetap di rumah sakit selama jangka waktu tersebut,” tambah sumber tersebut.