Kabarperistiwa.com- Senyum adalah hal sederhana yang dapat dilakukan untuk mengubah hari atau mood buruk.

Dengan senyuman yang diberikan tidak hanya dapat memperbaiki suasana hati yang tengah buruk, namun juga dapat menghibur hati orang lain.

Itulah yang dirasakan salah satu fans Natasha Wilona. Ia mengaku senyuman manis yang keluar dari artis cantik kelahiran Jakarta 15 Desember 1998 selalu menghiburnya.

“Sore juga kakakku yg selalu menghiburku lewat senyumnya yg manis,” komentar pemilik akun Facebook ‘Tansiuwie Wiewie’ dalam foto Natasha Wilona yang diunggah pemilik akun Fanpage ‘Natasya Wilona fans’.

Ucapkan Terima Kasih untuk Natasha Wilona

Artis Natasha Wilona mendapatkan pengakuan terang-terang dari netizen. Ia dianggap salah satu artis Tanah Air yang memiliki paras cantik.

Kecantikannya itu membuat dirinya digandrungi publik. Ia memiliki kulit wajah yang mulus dan glowing.

Natasha Wilona memiliki kontur wajah yang ideal, senyuman ramah, serta warna kulit putih, membuat banyak orang terpesona dengan keindahan fisiknya.

BACA JUGA: Natasha Wilona Paling Senang Kalau Libur ke Pantai

Itu sebabnya ia mendapatkan terima kasih khusus dari netizen.

“Selmt mlm….kamu begitu bahagia wajahmu bersinar seperti menerangi bumi yg sedang dalam kegelapan. Terima kasih karena kamu selalu ada jika kami terlalu banyak memikirkan sesuatu…,” komentar pemilik akun Facebook ‘Alekxon Damanik’ dalam unggahan Fanpage ‘Natasa Wilona Official’.

Tentang Natasha Wilona

Senyum Manis Natasha Wilona Dianggap Bisa Menghibur1
Komentar netizen

 

Natasha Wilona lahir pada 15 Desember 1998 di Jakarta. Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Didi Setiadi dan Theresia.

Ia memiliki kakak perempuan, yaitu Claresta Frederica. Kedua orangtuanya sudah bercerai sejak ia masih berumur empat tahun.

Natasha mengenyam pendidikan TK di Jakarta. Saat duduk di bangku TK, ia sempat mengikuti kontes model yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kartini.

BACA JUGA: Natasha Wilona Dorong Prioritaskan Kebahagian Diri Sendiri

Natasha dan keluarganya berpindah ke Pekauman, Banjarmasin. Selama dua tahun menetap di sana, mereka mengontrak dengan biaya dua juta rupiah di sebuah gubuk berlantai dan berdinding kayu yang sudah bolong.

Share.