Kabarperistiwa.com – Pemeran Sekaligus Politikus PDIP Kirana Larasati Hanafiah atau yang lebih dikenal jagat maya Kirana Larasati. Wanita yang telah menyelami karier di dunia seni peran sejak 2002 dan dalam film antologi Perempuan Punya Cerita yang berperan sebagai Safina tersebut ternyata pernah mengalami pelecehan seksual dalam bentuk verbal.

Wanita kelahiran Jakarta, 29 Agustus 1987 itu tengan menjadi perbincngan hangat di kalangan masyarakat. Ihwalnya, baru-baru ini Kirana Larasati membongkar pelecehan seksual yang terjadi lokasi syuting.

Pada 2019, Kirana beralih profesi menjadi politikus. Aktris yang pernah mengikuti Pemilu Legislatif 2019 itu kini menjadi salah satu kader PDIP. Saat ini, Kirana menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Sosial dan Budaya DPD PDIP DKI Jakarta.

 

Baca: Regi Datau Larang Ayu Dewi Cek Ponselnya, Netizen: Mending Cari Laki-laki Lain!

Kirana Larasati Bongkar Pelecehan Seksual

Bukan lagi menjadi rahasia umum, aktris Kirana Larasati membongkar pelecehan seksual yang terjadi lokasi syuting. Ia menuturkan, pelecehan terutama secara verbal, sering kali terjadi di lokasi syuting.

“Bukan rahasia umum juga di lokasi syuting kalau zaman dulu ya pelecehan verbal tuh sangat banyak terjadi. Mungkin enggak ke pemeran-pemeran utama tapi ke extras itu sering banget,” kata Kirana Larasati dalam tayangan yang disiarkan akun YouTube Daniel Mananta, Rabu (28/9).

Kirana Larasati Bongkar Pelecehan Seksual
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

Baca: Rizky Billar Disebut Sebagai Alumni Gigolo, Yah Ketahuan Deh!

Lebih lanjut ia menuturkan, pelecehan itu terjadi ketika meminta bagian close up. Dan meminta untuk menampilkan sebuah ekspresi dalam tayangan jarak dekat.

“Kayak begini misalnya, close up, minta bagian close up. Terus sudah gitu satu kalimat sudah selesai. Terus harus ada ekspresi dong,” ujar wanita berusia 35 tahun tersebut.

“Dituntun lah misalnya, lebih sedih lagi, lebih sedih lagi, lebih sedih lagi, oke. Kasih senyuman judes dikit, misalnya. Jangan lupa keluarin lidahnya, melet. Iya, basahin bibirnya. Oh, itu (sudah termasuk) pelecehan dong,” lanjut dia.

Lanjut dia, hal seperti itu, kerap dijadikan sebagai candaan. Akan tetapi menurut dia, seharusnya ucapan yang sarat merendahkan tersebut tidak dijadikan sebagai bahan candaan.

“I know bercanda. Semua juga tahu bercanda. Tapi maksudnya bercanda yang mengarah yang menjurus itu kan, enggak perlu bercanda seperti itu,” kata Kirana.

“Kalau yang perannya besar mungkin kayak ‘apaan sih lo’. Gitu dong. Kalau mereka (pemeran pendukung)? Kayak enggak tahu harus gimana kan. Kan kasian,” tutur dia.

Kirana Larasati Korban Pelecehan Seksual

Selain itu, Kirana Larasati juga pernah menjadi korban pelecehan seksual di masa lalu. Ia mengaku, saat itu dirinya masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Kirana Larasati Korban Pelecehan Seksual
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

“Itu in the morning like maybe jam 06.30 WIB lah. Sudah sampai tanggul gitu, lagi naik sendiri, pake baju SD lho ya. Terus di atas situ, di atas tanggul itu ada anak SMA, well I don’t know anak SMA atau enggak tapi dia pakai baju SMA,” ucapnya.

“Dia jalan di depan, di depan aku, naik tanggul gitu terus sampai atas dia putar balik terus dia kayak mau turun. Terus aku pas mau ngelewatin tiba-tiba he grabbed me on my right breast. Diremes gitu. Itu tuh rasanya aku langsung nangis,” sambung Kirana.

Kirana Larasati Alami Trauma Berat

Untuk diketahui, sosok wanita menyukai seni peran dan mulai Debut aktingnya dalam sinetron Itu ‘Kan Cinta bersama Sahrul Gunawan, Bertrand Antolin, dan Fera Feriska, ternyata sempat mengalami trauma berat masa lalunya.

Kirana Larasati Alami Trauma Berat
Kabarperistiwa.com/Kolase – Ist.

Usai kejadian pelecehan terhadap dirinya tersebut, ia pun tak mampu bercerita dengan orang tuanya. Berselang sebulan setelah kejadian pertama, wanita yang juga pernah bermain dalam beberap film antara lain D’Girlz Begins (2006) lalu itu, ternyata kembali terjadi padanya. Dirinya pun mengaku, rasanya ingin mati karena hal tersebut.

“Dua kali dalam waktu berdekatan sexual harassment terjadi. And at that time, aku tuh suka ada pikiran mau mati. Enggak pengen bunuh diri lho ya, tapi pengen mati,” pengakuan Kirana.

“Kalau mati gimana sih rasanya. I hated my body,” tutur Kirana.*

Share.